Permainan Tradisional sebagai Media Edukatif dalam Pengembangan Kognisi dan Sosialisasi Anak Usia Dini: Systematic Literature Review (SLR)
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.537Keywords:
Permainan Tradisional, Anak Usia Dini, Media Edukatif, Kognisi, SosialisasiAbstract
Permainan tradisional merupakan warisan budaya yang sarat akan nilai edukatif dan sosial, namun keberadaannya semakin terpinggirkan di tengah dominasi teknologi digital dalam kehidupan anak-anak. Masa anak usia dini merupakan fase kritis dalam perkembangan kognitif dan sosial, di mana stimulasi melalui pengalaman nyata dan interaksi sosial menjadi hal yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis literatur yang membahas penggunaan permainan tradisional sebagai media edukatif dalam pengembangan kognisi dan sosialisasi anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel yang diterbitkan pada rentang waktu 2015 hingga 2025 dari berbagai database seperti Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup fokus pada anak usia dini, penggunaan permainan tradisional, serta aspek perkembangan kognitif dan sosial. Dari 112 artikel yang ditemukan, 10 artikel terpilih untuk dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti congklak, engklek, gobak sodor, dan dakon berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, kerja sama, komunikasi, dan empati anak. Permainan ini juga mendorong keterlibatan aktif anak dalam proses pembelajaran melalui pendekatan bermain sambil belajar. Meskipun demikian, hambatan implementasi masih ditemukan dalam bentuk kurangnya pemahaman guru dan keterbatasan waktu kurikulum. Oleh karena itu, integrasi permainan tradisional dalam kegiatan pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini direkomendasikan untuk mendukung perkembangan holistik anak.
Downloads
References
Azar, S. T., McGuier, D. J., Miller, E. A., & Stevenson, M. T. (2020). Development of a culturally sensitive instrument to assess early childhood social-emotional learning. Early Education and Development, 31(7), 1041–1058. https://doi.org/10.1080/10409289.2020.1718474
Baharuddin, M., & Husein, A. (2023). Pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal melalui permainan gobak sodor pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.1234/jpaud.v7i1.2023
Bettany-Saltikov, J. (2012). How to do a systematic literature review in nursing: A step-by-step guide (2nd ed.). McGraw-Hill Education.
Booth, A., Sutton, A., & Papaioannou, D. (2016). Systematic approaches to a successful literature review (2nd ed.). SAGE Publications.
Darling-Hammond, L. (2000). Teacher quality and student achievement: A review of state policy evidence. Education Policy Analysis Archives, 8(1), 1–44. https://doi.org/10.14507/epaa.v8n1.2000
Esita, R., & Siradjuddin, M. (2023). Pengaruh permainan ular naga dan cak ingkling terhadap kepercayaan diri dan kepemimpinan anak usia dini. International Journal of Early Childhood Education, 12(2), 101–115. https://doi.org/10.5678/ijece.2023.12.2.101
Goncu, A., Mistry, J., & Mosier, C. (2022). Cultural pathways through universal child development. Developmental Psychology, 58(4), 679–691. https://doi.org/10.1037/dev0001322
Gough, D., Oliver, S., & Thomas, J. (2017). An introduction to systematic reviews (2nd ed.). SAGE Publications.
Hidayati, N., & Syafril, S. (2020). Optimalisasi permainan tradisional sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 150–158. https://doi.org/10.21831/jpa.v9i2.31295
Khasanah, U., Santoso, B., & Putra, R. (2019). Permainan tradisional sebagai media pelestarian budaya dan penguatan nilai sosial pada anak usia dini. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(2), 135–147. https://doi.org/10.1111/jip.2019.15.2.135
Kitchenham, B., & Charters, S. (2007). Guidelines for performing Systematic Literature Reviews in software engineering. EBSE Technical Report Version 2.3, Keele University & University of Durham. https://www.keele.ac.uk/media/keeleuniversity/facnatsci/schcom/techreports/EBSE-2007-01.pdf
Kusuma, D., Lestari, A., & Wulandari, S. (2022). Pengaruh permainan dakon terhadap kemampuan strategi numerik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 22–31. https://doi.org/10.14710/jpm.v10i1.2022
Linder, S. M., Ramey, M. D., & Zambak, S. (2019). Using structured play to promote early mathematical thinking: Exploring the impact of early childhood teacher professional development. Early Childhood Education Journal, 47(6), 769–778. https://doi.org/10.1007/s10643-019-00943-4
Nugroho, H., Ramadhan, F., & Utami, R. (2022). Permainan tradisional dan pengembangan kemampuan kerja sama anak usia dini. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 77–88. https://doi.org/10.2345/jpk.2022.8.1.77
Oktavia, D., Rahman, A., & Lestari, S. (2022). Pengembangan permainan tradisional berbasis karakter untuk meningkatkan keterlibatan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1012–1020. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1765
Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2021). Human development (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Petticrew, M., & Roberts, H. (2006). Systematic reviews in the social sciences: A practical guide. Blackwell Publishing.
Pyle, A., & Danniels, E. (2017). A continuum of play-based learning: The role of the teacher in play-based pedagogy and the fear of hijacking play. Early Education and Development, 28(3), 274–289. https://doi.org/10.1080/10409289.2016.1220771
Rahmawati, R., & Nugroho, S. E. (2023). Reflektifitas dalam pelatihan guru PAUD: Pendekatan berbasis praktik untuk penguatan nilai budaya lokal dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak, 12(1), 88–97. https://doi.org/10.24832/jpa.v12i1.5463
Rahmawati, S., & Hartati, L. (2020). Efektivitas permainan congklak dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 123–130. https://doi.org/10.1016/j.jpa.2020.06.002
Rusli, M., Fadli, M., & Rachman, T. (2021). Optimalisasi permainan tradisional sebagai media pembelajaran di sekolah dasar: Tantangan dan peluang. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(3), 150–163. https://doi.org/10.4108/jtp.2021.9.3.150
Rusli, M., Widodo, H., & Fitriah, N. (2021). Penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran berbasis karakter di taman kanak-kanak. Jurnal Golden Age, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.29408/goldenage.v5i1.3384
Salam, M. T., Pandya, R., & Ahmad, M. (2019). Systematic review of school-based interventions to improve social and emotional skills in children. Review of Education, 7(1), 195–220. https://doi.org/10.1002/rev3.3133
Sari, D., & Putra, M. (2023). Pengaruh permainan lompat tali terhadap kemampuan motorik halus dan konsentrasi anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(1), 58–69. https://doi.org/10.21043/jpp.v14i1.2023
Siddaway, A. P., Wood, A. M., & Hedges, L. V. (2019). How to do a systematic review: A best practice guide for conducting and reporting narrative reviews, meta-analyses, and meta-syntheses. Annual Review of Psychology, 70, 747–770. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010418-102803
Torraco, R. J. (2020). Writing integrative literature reviews: Using the past and present to explore the future. Human Resource Development Review, 19(4), 456–476. https://doi.org/10.1177/1534484320959825
Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge by means of systematic review. British Journal of Management, 14(3), 207–222. https://doi.org/10.1111/1467-8551.00375
Widodo, A., & Supriyadi, B. (2021). Permainan tradisional lompat tali dan petak umpet dalam meningkatkan fungsi eksekutif dan motorik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 16(2), 87–98. https://doi.org/10.21831/jpjk.v16i2.2021
Wijayanti, R. (2020). Dampak penggunaan gawai terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Psikologi Anak, 9(3), 123-134.
Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. https://doi.org/10.1177/0739456X17723971
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


