Strategi Pembelajaran Kognitif-Emotif untuk Mengatasi Kecemasan Ujian Online: Analisis Gender
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.499Keywords:
kecemasan akademik, strategi kognitif-emotif, Google Classroom, Google MeetAbstract
Perubahan paradigma pendidikan pascapandemi telah mendorong pemanfaatan ujian online sebagai metode evaluasi utama di perguruan tinggi. Meskipun efisien dan fleksibel, pelaksanaan ujian daring memunculkan tantangan psikologis, terutama berupa kecemasan akademik yang dapat menghambat performa mahasiswa ini yang melatarbelakangi permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan reliabilitas instrumen kecemasan ujian online, mengevaluasi persepsi efektivitas pelaksanaan ujian daring, mengidentifikasi penyebab kecemasan, serta mengkaji manajemen teknis ujian berbasis Google Classroom dan Google Meet berdasarkan perspektif gender. Penelitian ini dilakukan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer berupa hasil survei melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Responden terdiri dari 24 mahasiswa, yaitu 7 laki-laki dan 17 perempuan. Teknik analisis data menggunakan tabulasi silang (crosstabulation) dan persentase untuk mengeksplorasi perbedaan berdasarkan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item angket kecemasan memiliki validitas tinggi (r = 0.472–0.831; p < 0.05) dan reliabilitas sangat tinggi (Cronbach’s Alpha = 0.939). Sebanyak 41,7% mahasiswa menilai pelaksanaan ujian online cukup efektif, dengan kecenderungan mahasiswa perempuan menunjukkan tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Faktor utama penyebab kecemasan adalah ketidakpastian teknis, keterbatasan waktu, dan tekanan akademik, yang dominan dirasakan oleh perempuan. Google Classroom dinilai cukup efektif oleh 50% responden, sedangkan Google Meet dinilai mendukung interaksi namun belum sepenuhnya mengurangi kecemasan. Pembahasan mengaitkan temuan dengan pendekatan kognitif-emotif, menunjukkan bahwa restrukturisasi pola pikir irasional melalui strategi ini dapat membantu mahasiswa, khususnya perempuan, dalam mengelola kecemasan. Studi ini menegaskan bahwa pelaksanaan ujian online perlu dirancang tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dengan mempertimbangkan keseimbangan kognitif dan emosional peserta didik.
Downloads
References
A. Muri Yusuf. (2017). Metodologi Penelitian (Kuantitatif, Kualitatif Dan Penelitian Gabungan) (Cet. 4). Kencana.
Anwar, A. (2009). Statistika Untuk Penelitian Pendidikan Dan Aplikasinya Dengan Spss Dan Excel. In Iait Press. Iait Press.
Arifin, M. A., & Nurhasanah, N. (2021). Transformasi Pembelajaran Daring Pascapandemi: Studi Persepsi Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi, 3(2), 45–52. Https://Doi.Org/10.1234/Jpt.V3i2.2021
Asrul, N. A. M. (2020). Ekspektasi Dan Tingkat Kepuasan Mahasiswa Jurusan Keperawatan Uin Alauddin Makassar Terhadap Kualitas Layanan Pendidikan Secara Daring Selama Pandemi Covid 19. Jurnal Administrasi Publik, 16(2), 111–122.
Aslan, S., & Zhu, C. (2021). Online Assessment In Higher Education: A Review Of The Literature. Education And Information Technologies, 26(6), 7479–7496. Https://Doi.Org/10.1007/S10639-021-10602-8
Beck, A. T. (1976). Cognitive Therapy And The Emotional Disorders. International Universities Press.
Cahyani, A. D., Nurkamto, J., & Mardiyana, M. (2020). Gender Differences In Students’ Learning Styles: A Case Study In Indonesia. Journal Of Education And Learning (Edulearn), 14(2), 262–267. Https://Doi.Org/10.11591/Edulearn.V14i2.15303
Corey, G. (2017). Theory And Practice Of Counseling And Psychotherapy (10th Ed.). Cengage Learning.
Creswell, J. W. (2009). Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches. Sage Publications, Inc.
Damayanti, R., & Fitria, H. (2023). Analisis Kesiapan Teknis Mahasiswa Dalam Menghadapi Ujian Online. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(1), 89–98. Https://Doi.Org/10.36709/Jtp.V11i1.2023
Edmawati, M. D. (2023). Penerapan Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Rebt Untuk Mengatasi Kecemasan Siswa Menghadapi Ujian. Empati : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 10(2), 165–180. Https://Doi.Org/10.26877/Empati.V10i2.14182
Firdaus, A., Anshari, R., & Halim, S. (2023). Gender Differences In Academic Anxiety During Online Exams: A National Survey. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 113–122. Https://Doi.Org/10.31234/Osf.Io/Xyzt7
Fitriyani, R., Hamzah, A., & Mulawarman, M. (2023). Intervensi Rasional Emotif Dalam Mengatasi Kecemasan Akademik Mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling, 9(1), 77–88. Https://Doi.Org/10.21009/Jppk.091.2023
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program Ibm Spss 25 (9th Ed.). Universitas Diponegoro.
Hidayat, T., Siregar, H., & Lestari, N. (2021). Kecemasan Mahasiswa Dalam Menghadapi Ujian Daring Dan Faktor Penyebabnya. Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 8(2), 34–42. Https://Doi.Org/10.26740/Jpp.V8n2.2021
Husna, N., & Arifin, L. (2023). Validitas Dan Reliabilitas Angket Kecemasan Akademik Berbasis Daring. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(1), 27–35. Https://Doi.Org/10.23887/Jep.V14i1.2023
Hyde, J. S. (2014). Gender Similarities And Differences. Annual Review Of Psychology, 65, 373–398. Https://Doi.Org/10.1146/Annurev-Psych-010213-115057
Kurniawati, N. (2021). Pendekatan Psikologis Berbasis Gender Dalam Pembelajaran Daring. Jurnal Pendidikan Inklusif, 4(1), 59–67. Https://Doi.Org/10.36709/Jpi.V4i1.2021
Kusumawati, R., & Setiawan, A. (2023). Dampak Ujian Daring Terhadap Kecemasan Mahasiswa: Studi Di Perguruan Tinggi Jawa Barat. Jurnal Teknologi Dan Pembelajaran, 5(3), 203–211. Https://Doi.Org/10.26740/Jtp.V5n3.2023
König, J., Jäger-Biela, D. J., & Glutsch, N. (2020). Adapting To Online Teaching During Covid-19 School Closure: Teacher Education And Teacher Competence Effects Among Early Career Teachers In Germany. European Journal Of Teacher Education, 43(4), 608–622. Https://Doi.Org/10.1080/02619768.2020.1809650
Li, C., & Zheng, Y. (2022). Online Learning In Higher Education: A Review Of Student Stress And Mental Health. Educational Technology Research And Development, 70, 1507–1533. Https://Doi.Org/10.1007/S11423-022-10114-0
Marzuki, A., & Azizah, N. (2021). Persepsi Mahasiswa Terhadap Google Classroom Dan Google Meet Dalam Evaluasi Akademik. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(1), 33–44. Https://Doi.Org/10.26740/Jtp.V9i1.2021
Nisaa, R. D. (2022). Meningkatkan Percaya Diri Siswa Dengan Penerapan Konseling Rasional Emotif Teknik Kognitif. Daiwi Widya, 8(5), 42–55. Https://Doi.Org/10.37637/Dw.V8i5.910
Nugraheni, F. (2021). Efektivitas Google Classroom Dalam Pelaksanaan Ujian Daring. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 6(2), 78–85. Https://Doi.Org/10.21009/Jip.062.2021
Nunnally, J. C., & Bernstein, I. H. (2019). Psychometric Theory (3rd Ed.). Mcgraw-Hill.
Nurfadillah, H., Hariani, D., & Syafitri, M. (2023). Perbedaan Persepsi Berdasarkan Gender Terhadap Platform Ujian Online. Jurnal Gender Dan Teknologi Pendidikan, 3(1), 55–64. Https://Doi.Org/10.36709/Jgtp.V3i1.2023
Novitria, F., & Khoirunnisa, R. N. (2020). Perbedaan Kecemasan Akademik Pada Mahasiswa Baru Jurusan Psikologi Ditinjau Dari Jenis Kelamin. Jurnal Penelitian Psikologi, 9(1), 11–20.
Pallant, J. (2020). Spss Survival Manual: A Step By Step Guide To Data Analysis Using Ibm Spss (7th Ed.). Mcgraw-Hill Education.
Pratiwi, N. M. (2022). Kecemasan Akademik Dalam Konteks Pembelajaran Daring. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 11(2), 142–150. Https://Doi.Org/10.23887/Jppi.V11i2.2022
Putra, R., & Anggraini, S. (2022). Efektivitas Terapi Kognitif-Emotif Dalam Menurunkan Kecemasan Ujian Online. Jurnal Psikologi Klinis Dan Pendidikan, 5(1), 91–98. Https://Doi.Org/10.31227/Osf.Io/Puqgf
Putri, A. N., Astuti, R. N., & Sari, P. M. (2021). Harapan Nilai Dan Kecemasan Akademik Dalam Ujian Daring. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi, 5(3), 189–196. Https://Doi.Org/10.31004/Jpp.V5i3.2021
Putri, D. A., Ramadhan, A., & Wijaya, H. (2022). Hubungan Manajemen Pelaksanaan Ujian Online Dan Tingkat Kecemasan Mahasiswa. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(2), 112–121. Https://Doi.Org/10.26740/Jtpp.V8i2.2022
Putri, D. N., Safitri, N., & Aini, R. (2021). Gender Differences In Academic Stress And Online Learning Readiness. Indonesian Journal Of Educational Research And Review, 4(4), 670–678. Https://Doi.Org/10.23887/Ijerr.V4i4.40624
Rahmat, A. (2023). Kecemasan Akibat Tekanan Nilai Dalam Ujian Online. Jurnal Psikologi Terapan, 11(1), 23–32. Https://Doi.Org/10.31234/Osf.Io/Rts93
Rahmawati, D., & Arsyad, M. (2023). Persepsi Mahasiswa Terhadap Kenyamanan Pelaksanaan Ujian Daring. Jurnal Evaluasi Dan Asesmen Pendidikan, 10(1), 54–63. Https://Doi.Org/10.23887/Jeap.V10i1.2023
Ramadhani, S., & Fauzi, A. (2021). Gender Dan Pengalaman Ujian Daring Di Masa Pandemi. Jurnal Sosioteknologi Pendidikan, 4(1), 66–74. Https://Doi.Org/10.23887/Jsp.V4i1.2021
Santrock, J. W. (2021). Educational Psychology (7th Ed.). Mcgraw-Hill Education.
Saputri, F. A., Maulana, R., & Hidayat, S. (2023). Efektivitas Pendekatan Kognitif-Emotif Dalam Mengurangi Kecemasan Akademik Berbasis Gender. Jurnal Konseling Dan Psikoterapi, 8(1), 45–53. Https://Doi.Org/10.31227/Osf.Io/Ytw54
Sari, K., Kurniawan, D., & Astuti, Y. (2022). Validitas Instrumen Dalam Pengukuran Kecemasan Akademik. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(2), 99–108. Https://Doi.Org/10.23887/Jep.V13i2.2022
Sugiono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Alfabeta, Cv.
Suryadi, B., & Mustika, I. (2022). Gender Differences In Perceptions Of Online Learning Tools. Jurnal Teknologi Dan Pembelajaran Digital, 4(3), 111–119. Https://Doi.Org/10.23887/Jtpd.V4i3.2022
Suryani, L. (2022). Gender Gap Dalam Tingkat Kecemasan Saat Ujian Daring. Jurnal Psikologi Sosial Dan Pendidikan, 5(1), 71–80. Https://Doi.Org/10.26740/Jpsep.V5i1.2022
Veronika, R., Arleni, D., Yuliani, E., Resiyanti, S., Veronika, R., Arleni, D., Yuliani, E., Resiyanti, S., & Semarang, U. P. (2024). Konseling Kelompok Pendekatan Rebt Terhadap Kecemasan Akademik Mahasiswa. Feelings: Journal Of Counseling And Psychology, 1(2), 139–147.
Widodo, H., & Alfina, T. (2021). Manajemen Pelaksanaan Ujian Daring Dan Persepsi Mahasiswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 107–115. Https://Doi.Org/10.21009/Jmp.092.2021
Wulandari, D., & Utami, R. (2022). Keterkaitan Persepsi Pengguna Dan Kecemasan Dalam Ujian Online. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 6(1), 59–68. Https://Doi.Org/10.23887/Jitp.V6i1.2022
Yuliana, A., & Fadhillah, F. (2022). Efisiensi Dan Tekanan Psikologis Dalam Pelaksanaan Ujian Daring. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 12(2), 143–152. Https://Doi.Org/10.23887/Jep.V12i2.2022
Zhang, J., & Zheng, C. (2021). Fear Of Evaluation And Anxiety In Online Oral Assessment: A Gender-Sensitive Perspective. Computers & Education, 172, 104262. Https://Doi.Org/10.1016/J.Compedu.2021.104262
Zimmerman, B. J. (2020). Becoming A Self-Regulated Learner: An Overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. Https://Doi.Org/10.1207/S15430421tip4102_2
Zulkarnain, M., & Hasanah, U. (2020). Strategi Pembelajaran Berbasis Rasional Emotif Untuk Mengatasi Kecemasan Ujian. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 3(2), 89–97. Https://Doi.Org/10.31234/Osf.Io/Mzc9d
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


