Ekopedagogi dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Transformasi Eco-Anxiety Menjadi Ecological Awareness
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.768Keywords:
Ekopedagogi, Kecemasan Ekologis, Kesadaran Ekologis, Sekolah DasarAbstract
Krisis ekologis global seperti perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan eksploitasi sumber daya alam telah menimbulkan dampak yang luas, tidak hanya pada aspek ekologis tetapi juga pada kondisi psikologis generasi muda. Salah satu fenomena yang muncul adalah eco-anxiety, yaitu kecemasan terhadap masa depan yang dipicu oleh meningkatnya kesadaran terhadap kerusakan lingkungan. Fenomena ini juga mulai dirasakan oleh peserta didik di tingkat sekolah dasar dan berpotensi memengaruhi persepsi, emosi, serta sikap mereka terhadap isu lingkungan. Jika tidak dikelola secara tepat, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak berdaya dan sikap apatis terhadap upaya pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang mampu mengelola dimensi emosional tersebut sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis yang konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendekatan ekopedagogi dalam pembelajaran sekolah dasar dalam mentransformasikan eco-anxiety menjadi ecological awareness. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif-naratif untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai penelitian terdahulu yang relevan dengan tema ekopedagogi, eco-anxiety, dan ecological awareness. Sumber data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data Scopus dan Google Scholar periode 2019–2025 dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Proses seleksi literatur dilakukan secara sistematis menggunakan pedoman PRISMA, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekopedagogi berperan sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan moral dalam pendidikan lingkungan. Melalui pembelajaran yang reflektif, kontekstual, dan partisipatif, ekopedagogi dapat mengarahkan eco-anxiety menjadi refleksi kritis, empati terhadap lingkungan, serta motivasi untuk melakukan tindakan pro-lingkungan. Dengan demikian, pendekatan ini berkontribusi dalam membangun ecological awareness peserta didik sejak dini melalui proses pembelajaran yang transformatif di sekolah dasar.
Downloads
References
Adela, D., & Permana, D. (2020). Integrasi pendidikan lingkungan melalui pendekatan ecopedagogy dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Jurnal Belaindika: Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan, 2(2), 17–26. https://doi.org/10.52005/belaindika.v2i2.41
Amien, et al. (2023). Pengenalan konsep 3R (reduce, reuse, recycle) dalam peningkatan kesadaran lingkungan di SD Khoiru Ummah Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif, 2(1), 7–12. https://doi.org/10.70110/jppmi.v2i1.10
Ardoin, N. M., & Bowers, A. W. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation.
Arimurti, P. P., et al. (2025). Integration of Tri Hita Karana in contextual learning models for strengthening ecopedagogy of elementary school students. Widya: Jurnal Ilmu Pendidikan.
Baker, C., Clayton, S., & Bragg, E. (2021). Educating for resilience: Parent and teacher perceptions of children’s emotional needs in response to climate change. Environmental Education Research, 27(5), 687–705.
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik lingkungan hidup Indonesia.
Cahya, R. S. I., et al. (2022). Rancangan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis pendekatan ekopedagogi sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa pada tema 9 subtema 1 kelas IV sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 41–50.
Coffey, Y., et al. (2021). Understanding eco-anxiety: A systematic scoping review of current literature and identified knowledge gaps. The Journal of Climate Change and Health, 3.
Dwinita, G. G., Dewi, D. A., & Herlambang, Y. T. (2025). Sinergi ekopedagogik dan pedagogik futuristik dalam mengembangkan kompetensi sosial dan ekologis siswa sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3). https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.2121
Erol, D. (2024). Early childhood eco-anxieties regarding environmental problems. Science Education International, 35(4), 311–321.
Firmansyah, M. S., & Wibowo, A. M. (2022). Konsep ecopedagogy dalam pelestarian kearifan lokal di MIN 10 Blitar. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 96–106.
Goodes, T. L., et al. (2022). Eco-anxiety in children: A scoping review of the mental health impacts of the awareness of climate change. Frontiers in Psychology. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.872544
Hendrawan, B., Nugraha, M. F., & Nugraha, F. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran ekologis siswa pada pembelajaran berbasis ekopedagogik di sekolah dasar. Naturalistic, 5(1), 684–691.
Hensler, I. I., et al. (2025). Eco-anxiety, knowledge and action in primary school-aged children. BMJ Paediatrics Open, 9(1).
Hickman, C. (2020). We need to (find a way to) talk about eco-anxiety. Journal of Social Work Practice, 34(4), 411–424.
Hickman, C. (2024). Eco-anxiety in children and young people. The Psychoanalytic Study of the Child, 77(1), 356–368.
Hickman, C., et al. (2021). Climate anxiety in children and young people. The Lancet Planetary Health, 5(12), e863–e873.
Hidayat, M., et al. (2025). Ecopedagogical approach in social studies. Jurnal Pendidikan IPS, 15(2).
Ibrahimi, R. (2025). Integrasi media alam dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(6), 83–94.
IPCC. (2023). Climate change 2023: Synthesis report.
Ismail, A., & Sari, A. K. P. (2024). Pengaruh implementasi pembelajaran ekopedagogik terhadap karakter peduli lingkungan. Pendas, 9(3).
Jarrett, J., et al. (2024). Eco-anxiety and climate-anxiety linked to indirect exposure. Journal of Environmental Psychology, 96.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Statistik lingkungan hidup Indonesia.
Kitchenham, B., & Charters, S. (2007). Guidelines for performing systematic literature reviews.
Kurniawan, D., et al. (2024). Ecopedagogic-based learning in primary school. Al Ibtida, 11(1), 187–199.
Mardiyah. (2024). Integrasi nilai fikih dalam pembelajaran IPA. Numbers, 2(3), 172–181.
Marlina, et al. (2024). Integrasi pendidikan lingkungan dalam pembelajaran sains. Journal Sultra Elementary School, 5(1).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. SAGE.
Misiaszek, G. W. (2015). Ecopedagogy and global citizenship education. European Journal of Education, 50(3).
Moher, D., et al. (2009). PRISMA statement. PLoS Medicine, 6(7).
Pajerih, IS (2024). Dampak Perubahan Iklim pada Ekosistem Hutan Tropis di Kalimantan Timur: Analisis Krisis Lingkungan. Jurnal Thengkyang , 8 (2), 80–87. https://jurnal.unisti.ac.id/thengkyang/article/view/257
Patriza, M. (2026). Pendekatan ekopedagogik kreatif dalam pembelajaran lingkungan. Meutuah, 1(1), 14–24.
Pihkala, P. (2020). Eco-anxiety and environmental education. Sustainability, 12(23).
Pihkala, P. (2022). The process of eco-anxiety and ecological grief. Sustainability, 14(24).
Pihkala, P. (2020). Anxiety and the ecological crisis: An analysis of eco-anxiety and climate anxiety. Sustainability, 12(19), 7836. https://doi.org/10.3390/su12197836
Poskrobko, B., & Poskrobko, T. (2012). Environment management in Poland. Bialystok University Press.
Putri, K., & Siswandi, G. A. (2026). Pancasila sebagai landasan konseptual ecopedagogy. Al-Irsyad, 5(1).
Romadhon, S., et al. (2024). Strategi guru dalam pembelajaran ekopedagogi. Ghancaran, 269–281.
Saputra, T. A., et al. (2025). Implementasi pendidikan lingkungan di sekolah dasar. Muallimun, 5(1).
Sharpe, S., et al. (2025). Children’s climate change knowledge, concerns, and actions: A mixed-methods study in primary schools. BMJ Paediatrics Open, 9(1), e003324. https://doi.org/10.1136/bmjpo-2024-003324
Sunaryati, T., et al. (2024). Pendidikan kewarganegaraan dan kesadaran lingkungan. Alacrity, 4(3).
Syahidi, K., & Fartina. (2025). Pendidikan sekolah alam dan karakter lingkungan. Journal of Community Service, 1(1).
Syahfitri, N. (2025). Penerapan Eco-Storytelling Berbasis Lingkungan Sekitar untuk Menumbuhkan Kesadaran Ekologis Siswa kelas V MIS Miftahussalam Nagori Kahean. JURNAL Studi Tindakan Edukatif (JSTE). https://ojs.jurnalstuditindakan.id/jste/article/view/145.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Similar Articles
- Ariq Muammar, Pitra Gosha Patriasya, Nurti Budiyanti, Abu Warasy Batula , Aulia Tegar Wicaksono, Pembiasaan (Ta‘wid) sebagai Strategi Pendidikan Karakter: Telaah Pemikiran Ibnu Miskawaih dalam Perspektif Pedagogik , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Amri Saputra, Shukri Bin Suparti, Nurul Hamizah binti Mohamad Latip, Menyingkap Tren Pemetaan Pendidikan Inklusif SMA di Dunia Melalui Analisis Bibliometrik Tahun 2019 Hingga 2023 , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Maimunah Harahap, Mahariah Mahariah, Penguatan Kompetensi Profesional Guru PAI di SMP Islam Al-Ulum Terpadu Medan , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Delliar Ramadan, Khaeruddin Khaeruddin, Implementasi Alur Merdeka dalam Meningkatkan Prestasi Peserta Didik , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 6 No. 2 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Pricilla Bertha Amelia, Gregorius Ari Nugrahanta, Pengembangan Buku Teks Peradaban Transportasi Udara Berbasis PjBL: Menumbuhkan Karakter Kehati-hatian Anak , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Beny Sulistiawan, Fathur Rokhman, Suwito Eko Pramono, Pengembangan Aplikasi Smart Apps Creator pada Pembelajaran IPAS Berbasis Android untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa di Sekolah Dasar , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Oktaviana Azizzatul Munafisah, Ida Sulistyawati, Rarasaning Satianingsih, Pengaruh Media Interaktif Thinglink Terhadap Hasil Belajar Materi Kegiatan Ekonomi Ips Siswa Kelas V di SDN Gayungan II/423 Surabaya , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 5 No. 3 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Nakhma’Ussolikhah Nakhma’Ussolikhah, Ilman Nafi'a, Septi Gumiandari, Analisis Pendidikan Karakter untuk Mereduksi Degradasi Moral dengan Pendekatan SFBC , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 6 No. 1 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Septian Mukhlis, Ira Restu Kurnia, Muhamad Syahwildan, Nika Sulistiawati, Rifa Naila Meiliani Manoppo Kenju, E-Book Berbasis AR dengan CBL SDGs : Meningkatkan Literasi Keuangan pada Siswa Sekolah Dasar , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Ariana Ariana, Gugun Geusan Akbar , M Tajudin Zuhri , Pengaruh Kepemimpinan Instruksional terhadap Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Mewujudkan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >>
You may also start an advanced similarity search for this article.
Most read articles by the same author(s)
- Sasti Nur Saidah, Uswatun Khasanah, Listiyani Siti Romlah, Strategi dan Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Muhammad Muchsin Afriyadi , Nur Choironi, Inovasi Pembelajaran Teks Pidato Bahasa Lampung Melalui Metode Talking Stick untuk Siswa Kelas VIII SMP , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Ratih Fatonah, Nur Asiah , Muhammad Muchsin Afriyadi, Peta Jaringan Karakter Multikultur Melalui Integrasi Budaya di Sekolah Dasar , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)


