Ekopedagogi dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Transformasi Eco-Anxiety Menjadi Ecological Awareness

Authors

  • Nur’aini Ordelia Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Septuri Septuri Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Muhammad Muchsin Afriyadi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Uswatun Khasanah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.768

Keywords:

Ekopedagogi, Kecemasan Ekologis, Kesadaran Ekologis, Sekolah Dasar

Abstract

 

Krisis ekologis global seperti perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan eksploitasi sumber daya alam telah menimbulkan dampak yang luas, tidak hanya pada aspek ekologis tetapi juga pada kondisi psikologis generasi muda. Salah satu fenomena yang muncul adalah eco-anxiety, yaitu kecemasan terhadap masa depan yang dipicu oleh meningkatnya kesadaran terhadap kerusakan lingkungan. Fenomena ini juga mulai dirasakan oleh peserta didik di tingkat sekolah dasar dan berpotensi memengaruhi persepsi, emosi, serta sikap mereka terhadap isu lingkungan. Jika tidak dikelola secara tepat, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak berdaya dan sikap apatis terhadap upaya pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang mampu mengelola dimensi emosional tersebut sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis yang konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendekatan ekopedagogi dalam pembelajaran sekolah dasar dalam mentransformasikan eco-anxiety menjadi ecological awareness. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif-naratif untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai penelitian terdahulu yang relevan dengan tema ekopedagogi, eco-anxiety, dan ecological awareness. Sumber data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data Scopus dan Google Scholar periode 2019–2025 dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Proses seleksi literatur dilakukan secara sistematis menggunakan pedoman PRISMA, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekopedagogi berperan sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan moral dalam pendidikan lingkungan. Melalui pembelajaran yang reflektif, kontekstual, dan partisipatif, ekopedagogi dapat mengarahkan eco-anxiety menjadi refleksi kritis, empati terhadap lingkungan, serta motivasi untuk melakukan tindakan pro-lingkungan. Dengan demikian, pendekatan ini berkontribusi dalam membangun ecological awareness peserta didik sejak dini melalui proses pembelajaran yang transformatif di sekolah dasar.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adela, D., & Permana, D. (2020). Integrasi pendidikan lingkungan melalui pendekatan ecopedagogy dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Jurnal Belaindika: Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan, 2(2), 17–26. https://doi.org/10.52005/belaindika.v2i2.41

Amien, et al. (2023). Pengenalan konsep 3R (reduce, reuse, recycle) dalam peningkatan kesadaran lingkungan di SD Khoiru Ummah Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif, 2(1), 7–12. https://doi.org/10.70110/jppmi.v2i1.10

Ardoin, N. M., & Bowers, A. W. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation.

Arimurti, P. P., et al. (2025). Integration of Tri Hita Karana in contextual learning models for strengthening ecopedagogy of elementary school students. Widya: Jurnal Ilmu Pendidikan.

Baker, C., Clayton, S., & Bragg, E. (2021). Educating for resilience: Parent and teacher perceptions of children’s emotional needs in response to climate change. Environmental Education Research, 27(5), 687–705.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik lingkungan hidup Indonesia.

Cahya, R. S. I., et al. (2022). Rancangan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis pendekatan ekopedagogi sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa pada tema 9 subtema 1 kelas IV sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 41–50.

Coffey, Y., et al. (2021). Understanding eco-anxiety: A systematic scoping review of current literature and identified knowledge gaps. The Journal of Climate Change and Health, 3.

Dwinita, G. G., Dewi, D. A., & Herlambang, Y. T. (2025). Sinergi ekopedagogik dan pedagogik futuristik dalam mengembangkan kompetensi sosial dan ekologis siswa sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3). https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.2121

Erol, D. (2024). Early childhood eco-anxieties regarding environmental problems. Science Education International, 35(4), 311–321.

Firmansyah, M. S., & Wibowo, A. M. (2022). Konsep ecopedagogy dalam pelestarian kearifan lokal di MIN 10 Blitar. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 96–106.

Goodes, T. L., et al. (2022). Eco-anxiety in children: A scoping review of the mental health impacts of the awareness of climate change. Frontiers in Psychology. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.872544

Hendrawan, B., Nugraha, M. F., & Nugraha, F. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran ekologis siswa pada pembelajaran berbasis ekopedagogik di sekolah dasar. Naturalistic, 5(1), 684–691.

Hensler, I. I., et al. (2025). Eco-anxiety, knowledge and action in primary school-aged children. BMJ Paediatrics Open, 9(1).

Hickman, C. (2020). We need to (find a way to) talk about eco-anxiety. Journal of Social Work Practice, 34(4), 411–424.

Hickman, C. (2024). Eco-anxiety in children and young people. The Psychoanalytic Study of the Child, 77(1), 356–368.

Hickman, C., et al. (2021). Climate anxiety in children and young people. The Lancet Planetary Health, 5(12), e863–e873.

Hidayat, M., et al. (2025). Ecopedagogical approach in social studies. Jurnal Pendidikan IPS, 15(2).

Ibrahimi, R. (2025). Integrasi media alam dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(6), 83–94.

IPCC. (2023). Climate change 2023: Synthesis report.

Ismail, A., & Sari, A. K. P. (2024). Pengaruh implementasi pembelajaran ekopedagogik terhadap karakter peduli lingkungan. Pendas, 9(3).

Jarrett, J., et al. (2024). Eco-anxiety and climate-anxiety linked to indirect exposure. Journal of Environmental Psychology, 96.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Statistik lingkungan hidup Indonesia.

Kitchenham, B., & Charters, S. (2007). Guidelines for performing systematic literature reviews.

Kurniawan, D., et al. (2024). Ecopedagogic-based learning in primary school. Al Ibtida, 11(1), 187–199.

Mardiyah. (2024). Integrasi nilai fikih dalam pembelajaran IPA. Numbers, 2(3), 172–181.

Marlina, et al. (2024). Integrasi pendidikan lingkungan dalam pembelajaran sains. Journal Sultra Elementary School, 5(1).

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. SAGE.

Misiaszek, G. W. (2015). Ecopedagogy and global citizenship education. European Journal of Education, 50(3).

Moher, D., et al. (2009). PRISMA statement. PLoS Medicine, 6(7).

Pajerih, IS (2024). Dampak Perubahan Iklim pada Ekosistem Hutan Tropis di Kalimantan Timur: Analisis Krisis Lingkungan. Jurnal Thengkyang , 8 (2), 80–87. https://jurnal.unisti.ac.id/thengkyang/article/view/257

Patriza, M. (2026). Pendekatan ekopedagogik kreatif dalam pembelajaran lingkungan. Meutuah, 1(1), 14–24.

Pihkala, P. (2020). Eco-anxiety and environmental education. Sustainability, 12(23).

Pihkala, P. (2022). The process of eco-anxiety and ecological grief. Sustainability, 14(24).

Pihkala, P. (2020). Anxiety and the ecological crisis: An analysis of eco-anxiety and climate anxiety. Sustainability, 12(19), 7836. https://doi.org/10.3390/su12197836

Poskrobko, B., & Poskrobko, T. (2012). Environment management in Poland. Bialystok University Press.

Putri, K., & Siswandi, G. A. (2026). Pancasila sebagai landasan konseptual ecopedagogy. Al-Irsyad, 5(1).

Romadhon, S., et al. (2024). Strategi guru dalam pembelajaran ekopedagogi. Ghancaran, 269–281.

Saputra, T. A., et al. (2025). Implementasi pendidikan lingkungan di sekolah dasar. Muallimun, 5(1).

Sharpe, S., et al. (2025). Children’s climate change knowledge, concerns, and actions: A mixed-methods study in primary schools. BMJ Paediatrics Open, 9(1), e003324. https://doi.org/10.1136/bmjpo-2024-003324

Sunaryati, T., et al. (2024). Pendidikan kewarganegaraan dan kesadaran lingkungan. Alacrity, 4(3).

Syahidi, K., & Fartina. (2025). Pendidikan sekolah alam dan karakter lingkungan. Journal of Community Service, 1(1).

Syahfitri, N. (2025). Penerapan Eco-Storytelling Berbasis Lingkungan Sekitar untuk Menumbuhkan Kesadaran Ekologis Siswa kelas V MIS Miftahussalam Nagori Kahean. JURNAL Studi Tindakan Edukatif (JSTE). https://ojs.jurnalstuditindakan.id/jste/article/view/145.

Additional Files

Published

2026-05-05

How to Cite

Ordelia, N., Septuri, S., Afriyadi, M. M., & Khasanah, U. (2026). Ekopedagogi dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Transformasi Eco-Anxiety Menjadi Ecological Awareness . Action Research Journal Indonesia (ARJI), 8(2), 908–921. https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.768

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.