Implementasi Pendidikan Karakter Jujur Melalui Watak Bawor Banyumasan Di Sekolah Dasar Negeri 2 Tanjung

Authors

  • Ira Sri Rahayu Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Pratik Hari Yuwono Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.495

Keywords:

Pendidikan Karaker, Kejujuran, Banyumas

Abstract

Pendidikan karakter merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan nasional Indonesia, dengan kejujuran sebagai salah satu nilai utama yang perlu ditanamkan sejak dini. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa perilaku tidak jujur masih sering terjadi di kalangan siswa. Oleh karena itu, pendekatan yang relevan dan kontekstual dibutuhkan, salah satunya melalui pemanfaatan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter jujur melalui Watak Bawor Banyumasan di SD Negeri 2 Tanjung, serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penerapannya. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, dua guru kelas rendah, 2 guru kelas tinggi, serta enam siswa yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan tingkat kejujuran dan keaktifan. Watak Bawor yang dikenal sebagai tokoh pewayangan khas Banyumas mencerminkan karakter Blakasuta (terus terang) dan jujur, sehingga dinilai relevan untuk dijadikan simbol penanaman nilai kejujuran kepada siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama satu semester, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data,dan verifikasi menggunakan Teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah mengintegrasikan nilai kejujuran dalam berbagai kegiatan melalui SK Kepala Sekolah dan program pembiasaan harian. Meskipun demikian, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti kurangnya konsistensi siswa dan pengawasan guru yang belum maksimal. Untuk mengatasi hal ini, pihak sekolah melakukan evaluasi rutin, pelatihan guru, serta kolaborasi dengan orang tua dan komunitas lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan dapat menjadi acuan bagi sekolah lain dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui pendekatan budaya yang kontekstual. Dengan demikian, pendidikan karakter melalui Watak Bawor Banyumasan diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bermoral dan bertanggung jawab. Temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui pembiasaan, keteladanan, dan pengkondisian lingkungan sekolah, siswa mulai terbiasa bersikap jujur, mengakui kesalahan, menolak mencontek dan menggunakan kantin serta kotak kejujuran secara mandiri. Saran tindak lanjut mencakup penguatan integrasi tokoh lokal dalam pembelajaran, keterlibatan aktif orang tua, serta penyusunan evaluasi karakter yang terstruktur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansori, Y. Z. (2021). Menumbuhkan Karakter Hormat dan Tanggung Jawab Pada Siswa Di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 599–605. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1120

Bahfirman, D. (2016). Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Penjasorkes. Jakarta: Pernadamedia.

Banyumas, K. (2021). Peraturan Daerah (PERDA) Banyumas no 13 tahun 2021 tentang Pemajuan Budaya.

Bintaro, T. Y., & Fauziah, P. Y. (2024a). Pola Asuh Orangtua dalam Menanamkan Karakter Jujur Melalui Watak Bawor Banyumasan. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling …. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/alittizaan/article/view/30773

Bintaro, T. Y., & Fauziah, P. Y. (2024b). Pola Asuh Orangtua dalam Menanamkan Karakter Jujur Melalui Watak Bawor Banyumasan. 7(1), 37–49.

Cohn, A., Maréchal, M. A., Tannenbaum, D., & Zünd, C. L. (2019). Civic honesty around the globe. Science, 365(6448), 70–73. https://doi.org/10.1126/science.aau8712

Fajarini, U. (2014). Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter. Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal, 1(2), 123–130. https://doi.org/10.15408/sd.v1i2.1225

Hafidz, N., & Nurul, F. A. (2021). Penguatan Nilai Karakter Anak Usia Dini Dalam Tokoh Wayang Bawor. Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE), 5(1), 40–48. https://conference.uin-suka.ac.id/index.php/aciece/article/view/631

Hamidayati, H., & Hidayat, S. (2020). Pendidikan Karakter; Fenomena Perilaku Mencontek pada Siswa di Sekolah Dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(4), 175–185. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v7i4.25403

Lase, F., Nirwana, H., Neviyarni, N., & Marjohan, M. (2020). The Differences of Honest Characters of Students Before and After Learning with A Model of Learning of Intelligent Character. Journal of Educational and Learning Studies, 3(1), 41. https://doi.org/10.32698/0962

Marini, A., Zulela, M. S., Maksum, A., Satibi, O., Yarmi, G., & Wahyudi, A. (2019). Model of character building for elementary school students. International Journal of Control and Automation, 12(4), 1–10. https://doi.org/10.33832/ijca.2019.12.4.01

Miftachul Choiri, M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/METODE PENELITIAN KUALITATIF DI BIDANG PENDIDIKAN.pdf

Munir, B., Prihatni, Y., & Setiawan, A. (2023). Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Jujur Siswa SMP Kelas VIII. JUPENJI : Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, 2(2), 28–38. https://doi.org/10.57218/jupenji.vol2.iss2.624

Rachmad, P. Y. (2024). Buku Ajar Pendidikan Karakter. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ratnadewi, A. P., & Prijono, A. (2022). Implementasi Kode Program dengan Bahasa Pemrograman Python pada Motif Batik Banyumas. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en%5C&lr=%5C&id=-MWPEAAAQBAJ%5C&oi=fnd%5C&pg=PP1%5C&dq=karakter+jujur+bawor+sekolah+dasar+banyumas%5C&ots=YXd98HFNuA%5C&sig=GM-lX5tqUNachzZixQaK96ryamc

Rummar, M. (2022). 655-Article Text-5184-2-10-20221214. Syntax Tranformation, 3(12).

Sarumaha, D. M. (2023). Pendidikan Karakter di Era Digital. Jawa Barat: CV Jejak, anggota IKAPI.

Singh, B. (2019). Character education in the 21st century. Journal of Social Studies (JSS), 15(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/jss.v15i1.25226

Soewargono, W. A. (2012). Bawor Dan Kearifan Budaya Islam Jawa Banyumasan. IBDA` : Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 10(2), 187–198. https://doi.org/10.24090/ibda.v10i2.57

Suharto. (2018). Peran Seniman Banyumas dalam Pelestarian Calung Banyumasan:Studi Kasus pada Seniman Sujiman Bawor. Indonesian Journal of Conservation, 07(01), 31–41. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/ijc

Suharyanto, E. (2021). Pendidikan Karkter yang Efektif di Era Milenial. Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.

Sukatin, S., Munawwaroh, S., Emilia, E., & Sulistyowati, S. (2023). Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan. Anwarul, 3(5), 1044–1054. https://doi.org/10.58578/anwarul.v3i5.1457

Additional Files

Published

2025-07-16

How to Cite

Rahayu, I. S., & Yuwono, P. H. (2025). Implementasi Pendidikan Karakter Jujur Melalui Watak Bawor Banyumasan Di Sekolah Dasar Negeri 2 Tanjung. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(3), 1594 – 1609. https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.495

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.