Analisis Perkembangan Kemampuan Sosial Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK St. Theresia Mangulewa

Authors

  • Nurtiana Enem STKIP Citra Bakti
  • Konstantinus Dua Dhiu STKIP Citra Bakti
  • Yohanes Vianey Sayangan STKIP Citra Bakti
  • Efrida Ita STKIP Citra Bakti

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v7i1.272

Keywords:

kemampuan sosial emosional, perkembangan sosial emosional, anak usia dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun di Tk St. Theresia Mangulewa dengan fokus pada aspek interaksi sosial, empati dan kerja sama. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 26 anak kelas B dengan rentan usia 5-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode observasi yang digunakan untuk memperoleh data yang berkaitan dengan perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun. Pada metode wawancara peneliti melakukan wawancara dengan kepala sekolah dan guru kelompok B (usia 5-6 tahun) Tk St. Theresia Mangulewa untuk mendapatkan data atau informasi yang berkaitan dengan perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak 5-6 tahun. Pada tahap dokumentasi peneliti melakukan dokumentasi berupa foto dan dokumen lainnya yaitu data anak, penilaian harian, mingguan dari guru dan profil sekolah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adaalah deskriptif kualititatif.  Perkembangan kemampuan soial emosinal anak usia 5-6 tahun Tk.St.Theresia Mangulewa tahun 2024 adalah berdasarkan hasil obsevasi,pengamatan dan wawancara yang dilakukan  ditemukan bahwa jumlah peserta didik kelompok B Tk. St.Theresia Mangulewa tahun 2024 berjumlah 26 anak dengan rincian yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 10 anak dan yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 16 anak. Dari uraian diatas setelah dilakukan pendekatan,pengamatan ,obsevasi dan wawancara baik secara langsung dilakukan pada saat KBM berlangsung maupun melalui pengamatan didalam dan diluar kelas ditemukan bahwa dari 26 anak siswa siwi kelompok B Tk. St.Theresia Mangulewa yang perkembangan kemampuan sosial emosionalnya sudah baik dan mengalami kemajuan berjumlah 21 anak dan yang masih butuh proses dan stimulasi dari guru dan orang-orang sekitar berjumlah 5 anak,Dari rincian ini ketika dipersenkan dapat  dibuat sesuai data diatas adalah yang perkembangannya mengalami kemajuan dan sudah membaik sebesar 93% dan yang masih dalam taraf belajar dan butuh bimbingan dan stimulasi sebesar 10%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aulina Fitriya. (2022). Konsep Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Evi Astuti.(2016). Teknik restrukturisasi kognitif untuk meningkatkan fakultas ilmu pendidikan. Universitas pendidikan indonesia.

Ghony,M.D. dan Almanshur,F.(2012). Metodologi penelitian kualitatif. Yogyakarta: Ar-ruzz

Mansur. (2005). Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Islam, Yogyakarta: pustaka pelajar

Muhibin, S. (2014). Telaah singkat perkembangan peserta didik. Pt Rajagrafindo Persada.

Nurhasanah et.al.(2021). Analisis diskriminan dalam menentukan fungsi pengelompokan kabupaten/kota di indonesia berdasarkan indikator indeks pembangunan manusia. Jurnal ekonomi dan manajemen teknologi vol.

Nazia Nuril Fuadia. (2022). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Yogyakarta

Nurjannah,.(2017), mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini melalui keteladana. Jurnal bimbingan konseling dan Dakwah Islam.

Nurmalitasari, Femmi,. (2015). Perkembangan sosial emosi pada anak usia prasekolah. Buletin psikolog.

Puput, N. (2013). Perkembangan Sosial Emosional Anak. Jakarta: Penerbit Kencana.

Rahmadianti, N. (2020). Pemahaman orang tua mengenai urgensi bermain dalam meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini. Early chillhod, jurnal pendidikan.

Rustari, L., & Ali,M.(2019). Perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di Taman kanak-kanak islamiyah. Jurnal :pendidikan dan pembelajaran khatulistiwa, https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/35858

Rahayu, E. (2023). Perkembangan Sosial Emosional Anak. Pendidikan Anak.

Saleh, Yopa Tufik. (2017). Model permaina tradisional “Boy-Boyan” untuk meningkatkan perkembangan sosial anak sd. ELSE (Elementary School Education Journal) : jurnal pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar Volume 1 Nomor 2b Desember 2017 PISSN: 2581-1800 E-ISSN: 2579-4122

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kualitatif dan R & D. Bandung: ALFABETA

Suryani, N. A. (2019). Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Permainan Raba-Raba Pada Paud Kelompok A. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 141-150. https://Doi.Org/10.33369/Jip.4.2.141-150

Suryani, N. (2019). Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Permainan Raba-Raba pada PAUD Kelompok A. Bandung: Rosdakarya.

Tien A.P. (2020). Membangun kecerdasan emosi dan sosial anak sejak usia dini. Lindan Bestari, Bogor.

Tutkun, C. The Relation Between Preschoolers’ cognitive distraction strategies and problem behaviors: social skills as a mediator and delay of gratification as a moderator. Jurnal of educational 8, no 2 (November 2022).

Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003. (2003). Sistem pendidikan nasional. Semarang: CV. Aneka ilmu.

Yahro, S.U (2009). Upaya guru dalam mengembangkan sosial-emosional anak usia dini dengan pendekatan beyond centers anad circle times ( kasus di TK Islam modrn Al-furqon yogyakarta). Fakultas Tarbiah UIN Sunan Kalijaga.

Published

2025-02-13

How to Cite

Enem, N., Dhiu, K. D., Sayangan, Y. V., & Ita, E. (2025). Analisis Perkembangan Kemampuan Sosial Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK St. Theresia Mangulewa. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(1), 261 – 274. https://doi.org/10.61227/arji.v7i1.272

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.