Moderasi Beragama di Ruang Digital: Studi Kasus Pada Harmonisasi Moderasi Beragama di STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v7i1.268Keywords:
Moderasi Beragama, Ruang Digital, Harmonisasi, STAI Haji Agus Salim, ToleransiAbstract
Di era digital, moderasi beragama menghadapi tantangan dan peluang baru dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan harmoni di tengah keberagaman. Ruang digital menjadi wadah yang efektif untuk mendiskusikan isu-isu keagamaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan polarisasi jika tidak dikelola dengan baik. STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi sebagai institusi pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman keagamaan yang moderat di kalangan mahasiswa melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan moderasi beragama di ruang digital, dengan studi kasus pada harmonisasi moderasi beragama di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Haji Agus Salim, Cikarang, Bekasi. Ruang digital semakin menjadi arena penting dalam membangun pemahaman dan praktik moderasi beragama di tengah masyarakat yang multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggali peran media digital dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama dan dampaknya terhadap harmonisasi hubungan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis penerapan moderasi beragama di ruang digital dalam lingkungan STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan interpretatif guna memahami pola interaksi dan dampak moderasi beragama dalam ruang digital kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STAI Haji Agus Salim telah memanfaatkan media digital secara efektif untuk mempromosikan moderasi beragama melalui berbagai program, seperti seminar daring, konten edukasi digital, dan diskusi lintas agama. Media digital memungkinkan penyebaran pesan moderasi secara lebih luas, cepat, dan interaktif, sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sikap toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan, seperti ancaman penyebaran konten ekstremisme dan hoaks di ruang digital yang dapat merusak upaya harmonisasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus, termasuk penguatan literasi digital, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan pengawasan terhadap konten yang bertentangan dengan nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi moderasi beragama di ruang digital merupakan langkah strategis untuk mendukung harmonisasi hubungan sosial di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan seperti STAI Haji Agus Salim, Cikarang. Implikasi dari penerapan moderasi beragama di ruang digital STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi menunjukkan bahwa pemanfaatan platform digital secara bijak dapat memperkuat nilai-nilai toleransi, harmoni, dan inklusivitas di lingkungan akademik. Mahasiswa menjadi lebih terbuka dalam berdialog mengenai perbedaan, mengurangi potensi konflik berbasis keagamaan, serta meningkatkan pemahaman keagamaan yang moderat.
Downloads
References
Afrina, C., Zulaikha, S. R., & J. (2024). Low Digital Literacy in Indonesia: Online Media Content Analysis. Record and Library Journal, 10, 374–387. https://doi.org/10.20473/rlj.v10i2.2024.374-387.
Andi Fadli Iman Shina, Fathi Putri Sari, & S. (2024). Peran Moderasi Beragama Terhadap Pengaruh Literasi Digital Pada Adiksi Internet: Studi Pada Mahasiswa Di Kampus Moderat. Jurnal MD: Jurnal Manajemen Dakwah, 10, 27–46. https://ejournal.uin-suka.ac.id/dakwah/JMD/article/view/2923.
Arya Fendha Ibnu Shina, Ferra Puspito Sari, dan S. (2023). Peran Moderasi Beragama terhadap Pengaruh Literasi Digital pada Adiksi Internet: Studi pada Mahasiswa di Kampus Moderat. Jurnal MD: Jurnal Manajemen Dakwah, 10, 27–47. https://ejournal.uin-suka.ac.id/dakwah/JMD/article/view/2923.
Aziz. (2022). Peluang dan Tantangan Moderasi Beragama di Era Digital. Jurnal Al-Munir, 9, 123–140. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/almunir/article/viewFile/4601/3008.
Azra, A. (2002). Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Mizan.
Bowen, J. R. (2002). Islam in the Modern World. Princeton University Press.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications.
Denzin, N. K. (1978). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods. New York: McGraw-Hill.
Dewi Pratiwi, Dewi Purnama Sari, N. H. (2021). Sikap Moderasi Beragama dalam Menggunakan Media Sosial. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 29, 1–22. https://doi.org/10.21580/ws.29.1.1124.
Dewi Pratiwi, M. I. & M. A. (2021). Sikap Moderasi Beragama dalam Menggunakan Media Sosial. Walisongo: Jurnal Studi Islam, 29, 1–14. https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/WK/article/download/1124/674/.
Faisal, J. (2023). Peran Guru dalam Kampanye Moderasi Beragama melalui Media Sosial. Journal of Education Research, 4, 2439–2451. https://jer.or.id/index.php/jer/article/download/682/394/3022.
Hefni, W. (2020). Moderasi Beragama dalam Ruang Digital: Studi Pengarusutamaan Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Jurnal Bimas Islam, 13, 1–15. https://doi.org/10.37302/jbi.v13i1.182.
Hendrawati, F. dan T. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Model Problem-Based Learning. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 7, 292–303. https://ojs.ummetro.ac.id/index.php/attajdid/article/download/2973/1640.
Huda, M. (2020). Moderasi Beragama di Era Digital: Tantangan dan Peluang dalam Membangun Toleransi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 25, 87–99. https://doi.org/10.1234/jpk.2020.250202.
Indonesia, K. A. R. (2023). Peran Kementerian Agama dalam Memperkuat Moderasi Beragama di Era Digital. Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram, 5, 1–15. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/schemata/article/download/7773/2676.
Indonesia, K. A. R. (2025, January). Stafsus Kemenag Minta PTKI Kampanyekan Literasi Digital Moderasi Beragama. 5. https://kemenag.go.id/nasional/stafsus-kemenag-minta-ptki-kampanyekan-literasi-digital-moderasi-beragama-orbSx.
Jenkins, H. (2021). Participatory Culture and the Role of Media in Social Change. Jurnal Komunikasi Digital, 5, 175–189. https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/jskm/article/view/4902/1869?utm_source=chatgpt.com.
Maharani, M. D. (2023). Kontestasi Narasi Moderasi Beragama di Ruang Digital: Studi Analisis Diseminasi Konten di Platform TikTok. Al-Wasatiyah: Journal of Religious Moderation, 2, 26–45. https://doi.org/10.5281/zenodo.7762330.
Nasionalita, A. N. dan F. (2020). Digital Literacy Index of Teenagers in Indonesia: Measuring the Awareness Level of Hoax and Disinformation. Jurnal Komunikasi Digital, 5, 112–130. https://media.neliti.com/media/publications/520586-digital-literacy-index-of-teenagers-in-i-f24f3b8b.pdf.
Nasr, S. H. (2004). The Heart of Islam: Enduring Values for Humanity. HarperOne.
Nurdin, Z. A. dan E. (2020). Penggunaan Alat Kolaborasi Online untuk Meningkatkan Interaksi dan Umpan Balik dalam Pembelajaran Presentasi. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2, 123–134. https://doi.org/10.23887/jpp.v53i2.25247.
Nurjanah, D. L. and S. (2023). Digital Literacy and Its Impact on Religious Moderation in the Indonesian Context. Journal of Social Sciences and Humanities, 22, 45–58. https://www.journalwebsite.com/xyz123.
Nurjanah, S. (2023). Moderasi Beragama Menurut Sosiologi. Jurnal Sosiologi, 1, 45–60. https://sosiologi.uinsgd.ac.id/moderasi-beragama-dalam-sudut-pandang-sosiologi/.
Putri, C. P. (2024). Moderasi Beragama dalam Era Digital: Dampak Media Sosial terhadap Toleransi Antarumat Beragama. Jurnal Akuntansi Hukum Dan Edukasi, 1, 512–525. https://rayyanjurnal.com/index.php/jahe/article/download/3801/pdf.
Subiantoro, J. (2023). Moderasi Beragama: Peran dan Tantangan dalam Pembelajaran di Sekolah. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 4, 880–890. https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/nusra/article/download/1704/1706/8968.
Syukur, A. (2021). Konten Dakwah Era Digital dan Uji Similarity. Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1, 1–15. https://repository.radenintan.ac.id/view/subjects/KPI.type.html.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. 6th ed. SAGE Publications.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Similar Articles
- Nurhasan Nurhasan, Susan Sundari , Rudi Sulaeman, Isop Syafei , Izzudin Izzudin , Implementasi Pendidikan Nilai Islami Berbasis Manhaj al-Tazkiyah dalam Membentuk Kepribadian Muslim , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Desi Setiyadi, Eko Handoyo, Edi Waluyo, Sekolah Ramah Anak dan Transformasi Budaya Sekolah: Perspektif Hak Anak dalam Pendidikan Dasar , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Khusnul Khotimah, Ihlas Ihlas, Abdurrahman Abdurrahman, Agus Salam, Analisis Peran Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak di TK IT Harapan Islam Dompu , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Nurdin Hidayat, Yuberti Yuberti, Muhammad Akmansyah, Riyuzen Praja Tuala, Nur Fitria, Manajemen Pembiayaan Pendidikan di SD IT Cendikia Tulang Bawang: Studi Kasus Perencanaan, Pelakasanan dan Monitoring BOS , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Ulfa Amalia Firda, Syaiful Anwar, Uswatun Hasanah, Implementasi Pemberdayaan Tenaga Pendidik dalam Pengembangan Program Sustainable Development Goals (SDGS) di Pondok Pesantren Al-Furqon Panaragan Jaya Tulang Bawang Barat , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Maesaroh Maesaroh, Amri Saputra, Winda Islamitha Nurhamidah, Lutfiah Holifa Balkis, Marhumah Marhumah, Rekonstruksi Epistemologi Pendidikan Seks Islami Berbasis Living Hadis dalam Proyek Profil Pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Agus Alfaya Arif, Adnan Syah Sitorus, Subiyantoro Subiyantoro, Model Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Etika Bisnis Islami: Studi Praktik di Toko Sayur Ibu Sunawati , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Siti Mutiah, Arifanni Khairunnisa, Astrianingsih Astrianingsih, Cony Kapitalia, Nur Alya Tiara, Noviasti Rahmadini, Rofik Salim, Zaynab Aljawi, Bramianto Setiawan, Vina Iasha, Pengaruh Kesiapan Mental Orang Tua terhadap Tingkat Kecerdasan Anak , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Syahrani Subagyo, Dewi Laras Tuti, Heni Oktavia, Nur Hikmah, Nanda Amanda Dewi Lestari, Shabrina Safinatun Najah, Siti Haerunisa, Riski Setiadi, Rohimah Sadiyawati, Yusuf Aditya Rahman, Novi Masitoh, Bramianto Setiawan, Vina Iasha, Dampak Game Online terhadap Penggunaan Bahasa dan Perilaku Sopan Santun Siswa , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Sasti Nur Saidah, Uswatun Khasanah, Listiyani Siti Romlah, Strategi dan Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
You may also start an advanced similarity search for this article.


