Urgensi dan Signifikansi Spiritualitas Dalam Pendidikan Karakter
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v6i2.167Keywords:
Pendidikan Karakter, Signifikansi Spiritualitas, UrgensiAbstract
Kita sering menyadari betapa peliknya permasalahan pendidikan di Indonesia. Permasalahan yang berkaitan dengan kepribadian dan karakter peserta didik menjadikannya sebagai keprihatinan bersama. Krisis moral atau karakter di kalangan pelajar ditandai dengan meningkatnya perkelahian pelajar dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang setiap tahunnya. Artikel ini akan mendiskusikan tentang bagaimana pentingnya dan titik tekan mengenai pengembangan spiritulitas pada peserta didik. Pengembangan spiritualitas tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan karakter. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Karna material obyek dari penelitian ini adalah referensi-referensi yang berasal dari buku, jurnal, makalah dan lain sebagainya. Adapun hasil pembahasan dari penelitian ini bahwa 1). Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana guna mencapai tujuan kemanusiaan. Karenanya pendidikan tidak terlepas pada pembentukan karakter. Pendidikan karakter adalah pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). 2). Pada dasarnya ada beberapa fokus utama urgensi pendidikan karakter, diantaranya pendidikan karakter harus berorientasi pada proses pendidikan yang mengajarkan pada nilai nilai positif yang sudah tumbuh dan berkembangan ditengah masyarakat sebagai budaya dan kepribadian masyarakat. 3). Dengan menghayati spiritualitas maka akan mampu menjadikan seseorang menjadi orang spiritual, yaitu orang yang mengahayati ruh keTuhanan dalam hidup nyata sehari-hari sesuai dengan panggilan dan peran hidupnya.Downloads
References
Abdul, Majid, & Andayani, Dian. (2012). Pendidikan Karakter Perspektif Islam,
Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Adisusilo, Sutarjo. (2012). Pembelajaran nilai-karakter: Konstruktivisme dan VCT
sebagai inovasi pendekatan pembelajaran afektif.
Agung, Leo. (2011). Character education integration in social studies learning.
Historia: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 12(2), 392–403.
Ainiyah, Nur. (2013). Pembentukan karakter melalui pendidikan agama Islam. Al
Ulum, 13(1), 25–38.
Anggito, Albi, & Setiawan, Johan. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak
(Jejak Publisher).
Baharun, Hasan, & Ummah, Rohmatul. (2018). Strengthening Students’ Character
in" Akhlaq" Subject through Problem Based Learning Model. Online Submission, 3(1), 21
Dharma Kesuma, Dkk. (2011). Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di
Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Echols, John M. (2022). Kamus inggris indonesia. PT Gramedia Pustaka Utama.
Fadli, Muhammad Rijal. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif.
Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.
Irawatie, Aniek, Iswahyuni, Iswahyuni, & Setyawati, Marina Eri. (2019). Education
learning development of character education-based state defense. International Journal
of Multicultural and Multireligious Understanding, 6(8), 27–42.
Jumala, Nirwani Jumala Nirwani, & Abubakar, Abubakar. (2019). Internalisasi
Nilai-Nilai Spiritual Islami Dalam Kegiatan Pendidikan. Jurnal Serambi Ilmu, 20(1), 160
Kosim, Mohammad. (2011). Urgensi pendidikan karakter. KARSA: Journal of Social
and Islamic Culture, 84–92.
Kurniawan, Syamsul. (2017). Pendidikan karakter dalam Islam Pemikiran Al
Ghazali tentang pendidikan karakter anak berbasis akhlaq al-karimah. Tadrib, 3(2), 197
Kurniawan, Syamsul. (2018). Pendidikan Karakter: Konsepsi Dan
Implementasinya secara terpadu Dilingkungan Keluarga, sekolah, Perguruan Tinggi.
Kurniawan, Syamsul, & Rose, K. R. (2013). Pendidikan Karakter: Konsepsi &
Implementasinya Secara Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, &
Masyarakat.
Lickona, Thomas. (2022). Mendidik untuk membentuk karakter. Bumi Aksara.
Ma’mur, Jamal. (2016). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter di
sekolah. Diva Press,.
Mahbubi, Muhammad. (2012). Pendidikan karakter: implementasi aswaja sebagai
nilai pendidikan karakter. Pustaka Ilmu Yogyakarta.
Majid, Abdul, Wardan, Anang Solihin, & Andayani, Dian. (2011). Pendidikan
karakter perspektif Islam. PT Remaja Rosdakarya.
Mangun, Budiyanto. (2010). Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Griya Santri.
Marzuki, Ismail, & Hakim, Lukmanul. (2019). Strategi Pembelajaran Karakter Kerja
Keras. Rausyan Fikr: Jurnal Pemikiran Dan Pencerahan, 15(1).
Masrur, Imam. (2013). Pendidikan Islam Dalam Upaya Meningkatkan Spiritualitas
Anak. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 8(2), 347–370.
Melani, Melani, Siregar, Bahtiar, Simarmata, Januari, Al Farizi, M. Randi, Astuti,
Karmila, & Lubis, Trisnawati. (2024). Hubungan Pendidikan Spiritual Dengan Tingkat
Kedisiplinan Siswa. Journal on Education, 6(2), 14475–14481.
Mujahidah, Mujahidah. (2015). Implementasi teori ekologi bronfenbrenner dalam
membangun pendidikan karakter yang berkualitas. Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan
Komunikasi, 17(2), 145304.
Mulyasa, H. E. (2022). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
Muslich, Masnur. (2022). Pendidikan karakter: menjawab tantangan krisis
multidimensional. Bumi Aksara.
Mustakim, Bagus. (2011). Pendidikan karakter: membangun delapan karakter
emas menuju Indonesia bermartabat. Samudra Biru.
Nasional, Departemen Pendidikan. (2011). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cet Ke
Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Nazir, Moh. (2014). Metode Penelitian [Research Methods]. Bogor: Ghalia
Indonesia.
Purwa Atmaja Prawira, Purwa Atmaja. (2012). Psikologi Pendidikan dalam Perspektif baru. Ar-Ruzz Media.
Rakhmat, Jalaluddin. (2021). Psikologi agama. Mizan Publishing.
Ramdhani, Muhammad Ali. (2017). Lingkungan pendidikan dalam implementasi
pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan UNIGA, 8(1), 28–37.
Ridwan, Muhammad. (2018). Konsep tarbiyah, ta’lim dan ta’dib dalam al-Qur’an.
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 37–60.
Rony, Rony, & Jariyah, Siti Ainun. (2020). Urgensi Pendidikan Karakter dalam
Membentuk Akhlak Peserta Didik. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education,
(1), 79–100.
Rosyad, Ali Miftakhu, & Maarif, Muhammad Anas. (2020). Paradigma Pendidikan
Demokrasi Dan Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Di Indonesia.
Nazhruna:
Jurnal
Pendidikan
Islam,
Vol.
,
pp.
–99.
https://doi.org/10.31538/nzh.v3i1.491
Safaria, Triantoro. (2007). Spiritual intelligence: metode pengembangan
kecerdasan spiritual anak. Graha Ilmu.
Saptono, M. Pd. (2011). Dimensi-dimensi pendidikan karakter, wawasan, strategi,
dan langkah praktis. Salatiga: Esensi Erlangga Group.
Sumarno, Sumarno. (2016). Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam
Membangun Karakter Peserta Didik. Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan Dan
Keagamaan Islam, 2(1), 121–146.
Suraji, Robertus, & Sastrodiharjo, Istianingsih. (2021). Peran spiritualitas dalam
pendidikan karakter peserta didik. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 7(4),
–575.
Syarif, Muhajir. (2014). PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN
KARAKTER BANGSA (Studi Analisis Perilaku Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1
Palembang). Conciencia, 14(2), 71–93.
Wantah, Maria J. (2005). Pengembangan disiplin dan pembentukan moral pada
anak usia dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Wibowo, Agus. (2017). Manajemen pendidikan karakter di sekolah.
Yusuf, Syamsu. (2012). Psikologi perkembangan anak dan remaja.
Zainuddin, H. Djedjen. (2015). Pendidikan Agama Islam: Fikih Untuk Madrasah
Aliyah Kelas X. Toha Putra.
Zed, Mestika. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor
Indonesia.
Zubaedi, M. Ag. (2015). Desain Pendidikan Karakter. Prenada Media
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


