Integrasi Literasi Digital dalam Pembelajaran PAI untuk Menghadapi Disinformasi Keagamaan di Era Digital

Authors

  • Riki Adi Pratama Universitas Islam negeri Raden Intan Lampung
  • Nur Rohfitta Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Silpa Silpa Universitas Islam Negeri Raden Intan lampung
  • Muhammad Abdullah Sidiq Universitas Islam negeri Raden Intan Lampung
  • Chairul Anwar Universitas Islam negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.753

Keywords:

Literasi Digital, Pendidikan Agama Islam, Disinformasi Keagamaan

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membuka akses yang lebih luas terhadap informasi keagamaan, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan serius berupa maraknya disinformasi keagamaan yang beredar di ruang digital. Kondisi ini menuntut adanya penguatan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) agar peserta didik mampu memahami, mengevaluasi, dan memverifikasi informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan urgensi literasi digital dalam pendidikan Islam kontemporer, mengkaji strategi integrasinya dalam pembelajaran PAI, serta mengidentifikasi implikasi pedagogisnya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah bereputasi, buku akademik, dan publikasi relevan yang selanjutnya dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dalam pembelajaran PAI mencakup dimensi teknis, kognitif, dan etis yang terintegrasi secara harmonis dengan prinsip tabayyun sebagai landasan epistemologis Islam. Strategi integrasi dilakukan melalui penguatan kurikulum yang adaptif, penerapan problem-based learning, pemanfaatan media digital yang kredibel dan terseleksi, serta evaluasi pembelajaran berbasis literasi digital yang terukur. Integrasi tersebut tidak hanya mampu meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik, tetapi juga membawa implikasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter, meliputi sikap kritis, selektif, bertanggung jawab, serta religius dalam menyikapi informasi keagamaan di ruang digital. Dengan demikian, integrasi literasi digital berbasis nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PAI memberikan kontribusi yang strategis dan transformatif dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga mampu menghadapi arus disinformasi keagamaan secara bijak, moderat, dan penuh tanggung jawab di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abror, M. Q., & Noviani, D. (2025). The Role of Islamic Education in Building Digital Wellbeing and Social Media Ethics among Muslim Youth. West Science Islamic Studies, 3(04), 257–269. https://doi.org/10.58812/wsiss.v3i04.2303

Ali, M. R. N. R. (2025). Peran Literasi Digital dalam Mendorong Kemampuan Berpikir Siswa Sekolah Menengah Atas: Kajian Literatur Terkini. Jurnal Riset Dan Pengabdian Interdisipliner, 2(3), 590–596. https://doi.org/https://doi.org/10.37905/jrpi.v2i3.33148

Campbell, H. A. (2020). Kreator Digital dan Pemikiran Ulang tentang Otoritas Keagamaan. Rothledge. https://doi.org/https://doi.org/10.4324/9781003045625

Dinda Ananda Nasution, M. Chaerul Rizky, Febri Ayu Anggraeini, Farhan Yunanda Surbakti, Dion Alfa Harefa, & Fahrul Ramadan. (2025). Critical Thinking di Era Distorsi Informasi: Membedah Hoaks, Misinformasi, dan Bias Kognitif pada Generasi Z. Journal of Business, Finance, and Economics (JBFE), 6(2), 253–260. https://doi.org/10.32585/jbfe.v6i2.7745

Fasas, M. A. K. (2025). Humble Exclusivism: Solusi Wacana Etis Otoritas Keagamaan di Ruang Digital. Journal of Religion and Social Transformation, 3(2). https://doi.org/10.24235/zyz44e53

Ghozali, M., Yusmardani, I., & Hanifah, M. N. (2025). Tabayyun sebagai Etika Literasi Digital : Analisis Hadis Tematik dalam Merespons Disinformasi di Era Media Sosial. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1870–1881. https://doi.org/https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2477

Hariyono, Chandra, I. A., Mauliyansyah, F., Wahyudin, Y., & Rizal, M. (2023). Transformasi Digital (Teori dan Implementasi pada Era Revolusi Industri 4.0 menuju Era Society 5.0. PT. Sonpedia Publising Indonesia.

Herdiani, R. T., Sulistianingsih, E., Rofiqi, M. A., Tifano, Y. L., & Rizki, A. (2026). Peran Tutor dalam Pendampingan Psikoedukatif untuk Meningkatkan Perilaku Literasi Digital pada Pendidikan Nonformal. Jurnal Fokus Konseling, 12(1), 25–31. https://doi.org/https://doi.org/10.52657/jfk.v12i1.3484

J.W., C. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (Desain penelitian: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran). Pustaka Pelajar.

Katsir, I. I. (n.d.). Terjemahan Tafsir Ibnu Katsir: Tafsir Al-Quran Al-Azhim (تفسير القرأن العظيم).

Khakim, M. K. A. (2024). Religious Digital Literacy and Prevention of Radicalism in Schools. Anjasmoro: Islamic Interdisciplinary Journal, 2(1), 24–38. https://doi.org/10.69965/anjasmoro.v2i1.36

Khauroh, N., Qomaruddin, M., & Halimah, S. (2025). Efektivitas Pendidikan Agama Islam Di Tingkat Menengah. Jurnal Sains Student Research, 3(3), 76–84. https://doi.org/10.29240/ajis.v4i1.844.77

Kurniawan, S. (2025). Literasi Digital untuk Abad ke-21. Pustaka Aksara.

Loloagin Glorya, Rantung Djoys Anneke, & Naiboho Lamhot. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Menurut Perspektif Thomas Lickona Ditinjau dari Peran Pendidik PAK. Journal on Education, 5(03), 6012–6022. https://doi.org/https:10.31004/joe.v5i3.1365

Lumbu, A., Haryono, P., & Tumober, R. T. (2025). Strategi Pembelajaran Populer Abad-21. PT. Green Pustaka Indonesia.

Madani, Z. A. (2025). Information Literacy in the Era of Misinformation : A Bibliometric Mapping of Educational Strategies and Interventions 2018 - 2024. Informasi, 55(2), 144–162. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/informasi.v55i2.80012

Miles, Huberman, dan S. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.

Nabila, I. Z., Inayati, N. L., Yuzarni, S., & Salim, M. F. (2025). Examining the Digital Revolution in Religious Education: A Bibliometric Exploration of Crises, Opportunities, and the Future of Research 2009-2025. Suhuf, 37(2), 379–393. https://doi.org/10.23917/suhuf.v37i2.12016

Nurfazri, M., Irwansyah, F. S., Lukman, F., Ruhullah, M. E., & Marinda, S. M. (2024). Digital Literacy in Education: An Analysis of Critical Thinking Culture for Preventing the Hoaxes. Jurnal Perspektif, 8(1), 1. https://doi.org/10.15575/jp.v8i1.268

Qian, S., Shen, C., & Zhang, J. (2023). Fighting cheapfakes: Using a digital media literacy intervention to motivate reverse search of out-of-context visual misinformation. Journal of Computer-Mediated Communication, 28(1), 1–12. https://doi.org/10.1093/jcmc/zmac024

Redhana, W. (2024). Literasi Digital: Pedoman Menghadapi Society 5.0. Samudra Biru.

Rohim, M. A., Bakar, M. Y. A., & Mas, A. (2026). Digital Literacy in Islamic Education : An Integrative Multidisciplinary Strategy to Counter Radicalism and Disinformation on Social Media. Journal of Science and Education (JSE), 6(2), 1423–1434. https://doi.org/https://doi.org/10.58905/jse.v6i2.725

Safitri, F., Ramlah, Sandy, W., & Siregar, A. C. (2025). Literasi Digital dalam Dunia Pendidikan. PT. Sonpedia Publising Indonesia.

Shihab, Q. (n.d.). Tafsir al-Mishbah.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104(August), 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Additional Files

Published

2026-04-13

How to Cite

Pratama , R. A., Rohfitta, N., Silpa, S., Sidiq , M. A., & Anwar, C. (2026). Integrasi Literasi Digital dalam Pembelajaran PAI untuk Menghadapi Disinformasi Keagamaan di Era Digital. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 8(2), 736–748. https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.753

Similar Articles

<< < 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)