Manajemen Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Plus Al-Munir Sumedang : Menyeimbangkan Ilmu Umum, Ilmu Agama, dan Keterampilan Abad 21

Authors

  • M Farid Yudha Bahari Universitas Islam Nusantara Bandung
  • R. Supyan Sauri Universitas Islam Nusantara Bandung
  • Yosal Iriantara Universitas Islam Nusantara Bandung

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.716

Keywords:

Manajemen kurikulum merdeka, Madrasah Aliyah Plus, ilmu umum, ilmu agama, keterampilan abad 21, literasi digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen kurikulum merdeka di Madrasah Aliyah Plus Al-Munir Sumedang dalam upaya menyeimbangkan ilmu umum, ilmu agama, dan keterampilan abad 21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, dengan pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi, peer debriefing, dan member checking. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, koding tematik, interpretasi, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum berangkat dari kebijakan Kementerian Agama (rujukan KMA) kemudian dimusyawarahkan di tingkat satuan pendidikan melalui pembentukan tim pengembang kurikulum dan penataan alokasi waktu pembelajaran. Pengorganisasian dilakukan melalui penjadwalan harian dan mingguan yang membagi porsi mata pelajaran umum, mata pelajaran keagamaan, dan program plus/vokasi, disertai pengaturan tugas mengajar serta rombongan belajar agar beban guru-siswa tetap terkendali. Pelaksanaan keseimbangan diperkuat melalui proyek terblok per semester serta integrasi teknologi pembelajaran di kelas. Evaluasi dilakukan lewat supervisi dan monitoring setiap semester, dan hasilnya ditindaklanjuti melalui diskusi perbaikan serta penguatan kompetensi guru. Kendala utama berkaitan dengan kepadatan jadwal dan penyesuaian agenda akademik, sementara solusi ditempuh melalui fleksibilitas penataan jadwal, koordinasi guru, serta pelatihan/workshop.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, S. K., Mohammed, R. A., Nashwan, A. J., Ibrahim, R. H., Abdalla, A. Q., Ameen, B. M. M., & Khdhir, R. M. (2025). Using thematic analysis in qualitative research. Journal of Medicine, Surgery, and Public Health, 6(100198). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.glmedi.2025.100198

Ahmed, S. K. (2024). The pillars of trustworthiness in qualitative research. Journal of Medicine, Surgery, and Public Health, 100051. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.glmedi.2024.100051

Birt, L., Scott, S., Cavers, D., Campbell, C., & Walter, F. (2016). Member checking: A tool to enhance trustworthiness or merely a nod to validation? Qualitative Health Research, 26(13), 1802–1811. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/1049732316654870

Carter, N., Bryant-Lukosius, D., DiCenso, A., Blythe, J., & Neville, A. J. (2014). The use of triangulation in qualitative research. Oncology Nursing Forum, 41(5), 545–547. https://doi.org/https://doi.org/10.1188/14.ONF.545-547

Imas Srinana Wardani, E. F. (2023). Building Critical Thinking Skills of 21st Century Students through Problem Based Learning Model. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(3). https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jpiundiksha.v12i3.58789

Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah. Jakarta: Kementerian Agama RI, Pub. L. No. 347 (2022).

Liang Zhe Chong,Lee Kien Foo, S.-L. C. (2025). Student Burnout: A Review on Factors Contributing to Burnout Across Different Student Populations. MDPI: Behavioral Sciences, 15(2). https://doi.org/10.3390/bs15020170

M Topit Hidayat, Surya Suryadi, Nuri Latifannisa, Sefni Novita Sari, R. R. (2025). Evolution of The Education Curriculum in Indonesia. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research (JIECR), 6(2). https://doi.org/https://doi.org/10.46843/jiecr.v6i2.1312

Nurfaisal, Sunengko, M. F. F. A. (2024). Effective Curriculum Management in Islamic Primary Education: A Case Study of Integrated Islamic Schools. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 16(4). https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i4.6211

Nurhikmah. (2024). EDUCATIONAL MANAGEMENT FUNCTIONS: PLANNING, ORGANIZING, ACTUATING, CONTROLLING. INTIHA: Islamic Education Journal, 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.58988/intiha.v1i2.293

Spall, S. (1998). Peer debriefing in qualitative research: Emerging operational models. Qualitative Inquiry, 4(2), 280–292. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/107780049800400208

Additional Files

Published

2026-04-05

How to Cite

Bahari, M. F. Y., Sauri, R. S., & Iriantara, Y. (2026). Manajemen Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Plus Al-Munir Sumedang : Menyeimbangkan Ilmu Umum, Ilmu Agama, dan Keterampilan Abad 21. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 8(2), 396–402. https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.716

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.