Pembelajaran Reflektif sebagai Strategi Penguatan Etika Digital Mahasiswa pada Pendidikan Pancasila di UT Bandung
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v8i1.689Keywords:
Pembelajaran reflektif, etika digital, pendidikan pancasila, mahasiswaAbstract
Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa memiliki kesadaran etika yang kuat dalam menggunakan media daring, namun berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih perlu diperkuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pembelajaran reflektif dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila dapat mengembangkan kesadaran etika digital dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus reflektif yang dilaksanakan di Universitas Terbuka Bandung dengan melibatkan delapan belas mahasiswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan kuesioner reflektif, serta dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran reflektif membantu mahasiswa tidak hanya memahami etika digital secara normatif, tetapi juga menilai konsekuensi moral dari tindakan digital mereka, meningkatkan sikap kritis terhadap informasi, serta memperdalam pemaknaan nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial. Proses refleksi berbasis pengalaman nyata memungkinkan mahasiswa mengaitkan nilai Pancasila dengan praktik bermedia digital secara lebih kontekstual. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran reflektif merupakan strategi pedagogis yang relevan dalam Pendidikan Pancasila untuk memperkuat kesadaran etika mahasiswa dalam menghadapi tantangan etika di era digital.
Downloads
References
Arthur, J. (2024). Digital character formation in higher education: Moral agency in the age of technology. Journal of Moral Education, 53(2), 145–162.
Atsani, K., & Nisa, Y. (2023). Tantangan etika digital mahasiswa di era teknologi. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 45–58.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education? Journal of Research in Character Education, 3(1), 21–34.
Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806
Chou, C., & Shen, C. (2021). Moral reasoning and ethical decision-making in digital learning environments. Computers & Education, 168, 104190. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104190
Creswell, J. W. (2023). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dewey, J. (1933). How we think: A restatement of the relation of reflective thinking to the educative process. D.C. Heath and Company.
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Lickona, T. (2018). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. Simon & Schuster.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Mezirow, J. (2018). Transformative learning theory: New directions and foundations. Journal of Transformative Education, 16(3), 167–173. https://doi.org/10.1177/1541344618771862
Narvaez, D., & Lapsley, D. K. (2014). Moral development, self, and identity. Journal of Moral Education, 43(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/03057240.2014.893421
Prasetyo, D., Hidayat, M., & Ramadhan, I. (2024). Internalization of Pancasila values in digital society: A phenomenological study. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(2), 201–212. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v12i2.xxxx
Resnik, D. B. (2020). Ethical virtues in digital communication. Science and Engineering Ethics, 26(4), 2131–2145. https://doi.org/10.1007/s11948-020-00220-9
Ribble, M. (2023). Digital citizenship and responsible behavior online. Educational Technology Review, 31(2), 77–89.
Rogers, C. R. (1983). Freedom to learn in a changing world. Merrill Publishing Company.
Triyanto, T. (2020). Penguatan karakter mahasiswa melalui pendidikan Pancasila. Jurnal Civic Education, 9(2), 110–121.
UNESCO. (2022). Guidelines for digital citizenship education. UNESCO Publishing.
Widiana, P., Susanto, B., & Dewi, R. (2022). Literasi digital mahasiswa dan implikasinya terhadap etika bermedia sosial. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 55–67.
.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Similar Articles
- Ibrohim Ibrohim, Meningkatkan Daya Serap Siswa dalam Pembelajaran Melalui Metode Gallery Walk , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 3 No. 1 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Fahmi Mandala Putra, Karoma Barlian, Abdullah Idi, Arah Baru Pengembangan Pendidikan Agama Islam : Aspek-Aspek Pengembangan Pendidikan Agama Islam , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Hadi Putra Prambayu, Feri Faila Sufa, Alfonsa Maria Sofia Hapsari, Rancang Bangun Media Pembelajaran “Jawara” Berbasis Mobile Kelas IV SDN Madyotaman Surakarta , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Abdul Wahid Nurhadi, Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Aplikasi PLC Melalui Model Pembelajaran Problem BasedInstruction (PBI) , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 3 No. 2 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Syarnubi Syarnubi, Nyimas Yunierti Prihatin, Zulhijra Zulhijra, Septia Fahiroh, Sutiah Sutiah, Egga Priska Lidya, Diseminasi Nilai-Nilai Penguatan Religiusitas Melalui Program Jum’at Religi di Perguruan Tinggi , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Indah Fujianti, Urgensi Penguasaan Public Speaking Bagi Guru di Era Digital: Studi Mahasiswa Calon Guru PAI STAI Haji Agus Salim Cikarang , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Zeli Utari, Wedra Aprison, Integrasi Teori Konstruktivisme dan Artificial Intelligence dalam Pengembangan Kecakapan Abad Ke-21 , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Wahyudin Wahyudin, Wilda Agista, Dewi Lasmani, Dewi Yuliyana, Padilah Achmad, Sri Wurini Adhya Garini, Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) Audio Visual Berbasis ICT , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Nabila Ainun Jariah, Khairudin Khairudin, Wahyu Mulyadin, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Tantangan Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kota Bima , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Widiana Nur Aisya, Okto Wijayanti , Implementasi Multimedia Interaktif Tina Adventure dalam Pembentukan Karakter Kerja Keras pada Pembelajaran Seni Tari , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
<< < 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 > >>
You may also start an advanced similarity search for this article.
Most read articles by the same author(s)
- Intan Indah Permatasari, Bunyamin Maftuh, Yadi Ruyadi, Ganjar Muhammad Ganeswara, Abih Gumelar, Peran Guru dalam Pencegahan dan Penanganan Bullying: Tinjauan Pendidikan Karakter , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Via Nurafiati Astuti, Intan Indah Permatasari, Encep Syarief Nurdin, Cece Rakhmat, Imas Kurniawaty, Integrasi Nilai Ruhuddin dalam Mata Kuliah Wajib Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Bandung , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)


