Praktik Behavior Reflection Mencegah Perlakuan Salah Terhadap Perilaku Agresif

Authors

  • Irna Anjarsari Universitas Ivet Semarang
  • Eko Handoyo Universitas Negeri Semarang
  • Edi Waluyo Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v7i2.378

Keywords:

Behavior Reflection, Perlakuan salah anak, Perilaku Agresif

Abstract

Penanganan pencegahan pelanggaran anak melakukan tindakan penganiayaan atau kekerasan perlu diedukasi sejak dini dalam pengaturan emosi dan dukungan sosial Kesulitan pada fungsi eksekutif pada kemampuan berpikir siswa lebih rendah jika diintervensi dengan pengasuhan positif saat anak usia pra sekolah dan siswa mampu mengontrol perilaku negatif. Tujuan penelitian ini melihat kesiapan pendidik untuk mencegah perlakuan salah terhadap sikap agresif siswa dengan praktik behavior reflection. Metode penelitian ini merupakan deskripsi kualitatif dengan menggambarkan praktik intervensi pencegahan dalam menghindari perilaku agresif yang merupakan gejala kasus pelanggaran dan hak anak dengan survei kepada 62 responden Mahasiswa RPL Universitas Ivet Semarang Jawa Tengah. Teknik analisis data dengan menggunakan angket tertutup melalui media google form yang direduksi data perilaku agresif siswa yang muncul melalui pengamatan pendidik, dan data disajikan dalam bentuk tabel untuk menarik kesimpulan tentang perilaku agresif siswa.  Berdasarkan hasil angket 62 responden hampir keseluruhan anak yang menunjukkan gejala agresif kurang dari 5 anak, dalam hal ini pendekatan yang dilakukan oleh pendidik PAUD baik dari jenis layanan TK/RA, KB, pos PAUD sudah cukup baik karena pendidik melakukan pendekatan personal pada anak dengan pertanyaan tematik dan sesi refleksi diakhir kegiatan.  Dari 98,4 % dari 62 pendidik membimbing perilaku siswa dengan cara pendekatan secara personal sehingga dalam hal ini menunjukkan siswa mendapatkan perlakuan positif dari pendidik dengan membimbing siswa sesuai tumbuh kembangnya. Penelitian ini dapat menerapkan tindakan secara personal dari pendidik untuk membimbing perilaku pada siswa sesuai tumbuh dan perkembangannya. Dengan intervensi sedini mungkin dalam pengasuhan positif terkait regulasi emosi anak akan perilaku agresif dapat mengurangi resiko pelanggaran hak anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

February, B., Fadil, A., & Rahma, R. (2024). Akibat Perundungan Legal Protection for Children With Physical Disabilities Due To Bullying. IV(3), 70–80.

Holstein, E. R., Theobald, M., Weindorf, L. S., & Brod, G. (2025). Developing Conflict Monitoring Abilities Predict Children’s Revision of an Intuitive Theory. Child Development, 1207–1219. https://doi.org/10.1111/cdev.14241

Hurlock, Elizabeth B. (1978). Perkembangan Anak Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga. Ahli bahasa: Med. Meitasari Tjandra.

Kapatan, S., Robby, I., Ekasari, T., & Wulandari, P. (2024). Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Edukasi Penguatan Nilai-Nilai Moral dan Karakter Prososial Pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ). 3(4), 464–471.

Kim, E., LoBue, V., & Van de Walle, G. (2023). Preschool‐aged children’s responses to unfairness and subsequent sharing behavior in dyadic contexts. (pp. 1134–1148). Social Development.

Kostelnik, et all. (2017). Kurikulum Pendidikan Anak usia Dini Berbasis Perkembangan Anak Edisi Kelima. Depok : Kencana.

Kwartie, R., Fitriani, Y., & Nuroniah, P. (2024). Peran Guru dalam Mereduksi Perilaku Agresif Anak di Sekolah. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 791–805. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i1.664

Malmberg-Heimonen, I., Finne, J., Tøge, A. G., Pontoppidan, M., Dion, J., Tømmerås, T., & Pedersen, E. (2024). Interventions to Reduce Child Maltreatment: A Systematic Review with a Narrative Synthesis. International Journal on Child Maltreatment: Research, Policy and Practice, 7(4), 459–475. https://doi.org/10.1007/s42448-024-00196-x

Mastuinda, & Suryana, D. (2021). PERILAKU AGRESIF ANAK USIA DINI Mastuinda 1) , Dadan Suryana 1). Mastuinda, Dadan Suryana, Vol.4(2), 121–128.

Mayasari, A., Hadi, S., & Kuswandi, D. (2019). Tindak Perundungan di Sekolah Dasar dan Upaya Mengatasinya. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(3), 399. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i3.12206

Muna, H. W., Noviekayati, I. G. A. A., & Ananta, A. (2024). Peer Attachment: Kunci Mengurangi Perilaku Agresif pada Anak Sekolah Dasar. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(03)., 3(2), 119–126.

Ole, A. A. (2025). Pendidikan Karakter Anak Usia Dini dalam Keluarga. Jurnal Pendidikan Islam, 8(5), (4570-4574.

Rungsattatharm, L., Tasingha, P., Trairatvorakul, P., & Chonchaiya, W. (2025). Longitudinal associations between executive function and positive parenting during early childhood and resilience, self-regulation, and behavioral problems in school-age children. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 19(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s13034-025-00875-8

Safira, Ria. Anjarsari, Irna. Furi, A. Z. (2024). Implementasi Metode Psikodrama dalam Peningkatan Kepekaan “Ke wajiban Berdisiplin ” pada Anak Kelompok B TK Negeri Pembina Belopa Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan. Jurnal Pendidikan “Manalisih,” 2, 74–81.

Seon, J. (2024). A Scoping Review on Neighborhood Social Processes and Child Maltreatment. Behavioral Sciences, 14(12). https://doi.org/10.3390/bs14121180

Sukmadinata, Nana Syaodih. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Tan, R. H. S., Chang, S. S. H., Teh, W. L., Chandwani, N., Subramaniam, M., & Liu, J. (2025). Social support and emotion dysregulation: A serial pathway from child maltreatment to depressive symptoms in adults with affective disorders. European Journal of Psychiatry, 39(2), 100286. https://doi.org/10.1016/j.ejpsy.2024.100286

Theobald, M., Colantonio, J., Bascandziev, I., Bonawitz, E., & Brod, G. (2024). Do reflection prompts promote children’s conflict monitoring and revision of misconceptions? Child Development, 95(4), e253–e269. https://doi.org/10.1111/cdev.14081

Widoyoko, E. P. (2014). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wiyani, N A. (2014). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta : Gava Media.

Wu, Z., Zhang, Z., Guo, R., & Gros-Louis, J. (2017). Motivation counts: Autonomous but not obligated sharing promotes happiness in preschoolers. Frontiers in Psychology, 8(MAY), 1–8. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00867

Yang, F. (2024). Being good and feeling good: What happiness means to children. Child Development Perspectives, 38–44. https://doi.org/10.1111/cdep.12522

Published

2025-05-13

How to Cite

Anjarsari, I., Handoyo , E., & Waluyo, E. (2025). Praktik Behavior Reflection Mencegah Perlakuan Salah Terhadap Perilaku Agresif . Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(2), 625 – 636. https://doi.org/10.61227/arji.v7i2.378

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)