Implementasi Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di SD Plus Islamic Village Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.717Keywords:
Peran, Bimbingan Konseling, Kesulitan BelajarAbstract
Di sekolah dasar, kesulitan belajar siswa sering muncul dalam bentuk hambatan akademik maupun non-akademik, seperti kurangnya motivasi belajar, masalah konsentrasi, kesulitan memahami materi, hingga persoalan perilaku dan emosi. Kondisi ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling tidak hanya dibutuhkan pada jenjang SMP dan SMA, tetapi juga penting diterapkan di SD untuk membantu perkembangan dan keberhasilan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar, pelaksanaan layanan bimbingan konseling yang dijalankan oleh guru BK, serta upaya yang ditempuh guru BK dalam menangani kesulitan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun subjek penelitian meliputi guru BK, guru kelas, dan kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data ditempuh melalui serangkaian tahapan yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peran guru BK dalam implementasinya telah membuktikan bahwa kesulitan belajar siswa tidak semata-mata dapat diatasi melalui intervensi guru BK secara langsung. Peran tersebut terwujud dalam berbagai fungsi, di antaranya sebagai fasilitator yang memanfaatkan sarana dan prasarana BK untuk mengarahkan, membimbing, serta menangani permasalahan akademik maupun non-akademik siswa, sekaligus hadir sebagai pendengar yang empatik dan responsif. Pelaksanaan bimbingan konseling hampir selaras dengan pedoman penyelenggaraan bimbingan konseling yang dapat diimplementasikan bagi sekolah dasar meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Upaya guru yang BK lakukan dapat membantu para guru kelas mengatasi kesulitan belajar dengan mendiagnosis yang mengalami kesulitan belajar, mendalami faktor yang dapat meningkatkan keberhasilan belajar, mencari akar masalah dan juga mencari solusinya. Penelitian diharapkan dapat dijadikan sebagai inovasi atau gagasan ide bagi seluruh satuan pendidikan khususnya sekolah dasar bahwa tidak hanya tingkat SMP dan SMA yang membutuhkan kompetensi guru BK, tetapi di sekolah dasar pula sangat dibutuhkan.
Downloads
References
Achmad, F., & Dwi, A.N. (2022). Hambatan Guru Berlatar Pendidikan Non Bimbingan Konseling Sebagai Pelaksana Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. 6(4), 5839–5846.
Adela, N., & Nirwana, H. (2025). Cyber Counseling Sebagai Metode Meningkatkan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah : Literature Review. 02(June), 113–117.
Almizri, W., & Akhmad, Y. (2025). Strategi Guru BK dalam Mengembangkan Kesiapan Karir Peserta Didik Menghadapi tantangan Society 5 . 0. 145–156.
Bahri, S. (2020). Studi Evaluasi Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah. 14(1), 1–23.
Bunga Natalia, H. S. (2025). Peran Guru BK dalam Mendiagnosis dan Menangani Kesulitan Belajar Akademik Siswa SMA. 11(2), 154–163.
Dahlan, A., & Sentolo, S. M. P. N. (2022). Pendidikan dan Konseling. 4, 3808–3814.
Erikson, T. (2025). Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Menangani Permasalahan Peserta Didik. A l y s. 5, 1965–1982.
Fitriani, E., Neviyarni, N., Mudjiran, M., & Nirwana, H. (2022). Problematika Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. 1, 174–180.
Haki, U., Prahastiwi. (2024). Strategi Pengumpulan dan Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif. 1–19.
Indriwati. (2021). Penerapan Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Self-Esteem Siswa. 11(1), 1–8.
Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. 1, 1–9.
Kamaluddin, H. (2023). Bimbingan dan Konseling Sekolah. 447–454.
Karlina, C. C., & Rakhmawati, R. (2020). Bimbingan dan Konseling di Sekolah .01 .55-60 https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/edumath/article/view/1161
Lattu. (2020). Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan. 02(01), 61–67.
Miswati, & Tambusai, K. (2025). Peran Guru Bimbingan Dan Konseling ( BK ) Dalam Membentuk Pemahaman Dan Kepatuhan Siswa Terhadap. 9(2), 218–228. https://doi.org/10.30653/001.202041.534
Prasetia, M. E., Heiriyah, A. (2022). Guru Kelas Sebagai Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. 4(2), 373–380.
Pravitasari, D. (2022). Peran Guru Kelas sebagai Pelaksana Bimbingan dan Konseling dalam Membantu Mengatasi Problem Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah. 1(1), 45–57.
Putri Mayang Sari. (2023). Implementation of Junior High School Individual Counseling Services in Medan City. 10(1), 87–96.
Rakhmawati, L., & Purwasih, G. D. (2018). Peranan bimbingan dan penyuluhan dalam menanggulangi kesulitan belajar siswa. 5(2), 39–56.
Ramadani, D. (2021). Peran Bimbingan dan Konseling Terhadap Permasalahan Siswa. Jurnal edukasi. 42–52.
Sasmita, E. (2025). PESERTA DIDIK DI SEKOLAH. 2(1), 83–91.
Yuliawanti, R. (2019). Peran Kolaboratif Konselor di Sekolah Inklusif The Collaborative Role of Counselors in Inclusive Schools. 4(1).
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


