Model Penguatan Karakter oleh Guru PAI untuk Mengatasi Perilaku Bullying di SMKN 1 Kota Bima
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v7i2.317Keywords:
Siswa, bullying, karakter guru PAIAbstract
Perilaku bullying di sekolah merupakan masalah sosial yang berdampak signifikan pada perkembangan emosional dan sosial siswa. Bullying tidak hanya merusak hubungan interpersonal, tetapi juga dapat menurunkan prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model penguatan karakter oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku bullying di SMKN 1 Kota Bima. Model ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan kondusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan selama 3 Bulan, dari awal September hingga Desember. Lokasi penelitian dilakukan di SMKN 1 Kota Bima, dengan sampel yang terdiri dari guru PAI, pihak Bimbingan Konseling (BK), serta siswa sebagai partisipan. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi langsung, serta data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi dan literatur terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan penyajian data berdasarkan tema-tema yang muncul dari hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter oleh guru PAI berfokus pada pemberian nasihat dan pembinaan moral kepada pelaku bullying melalui pendekatan berbasis ajaran agama Islam, yang mengajarkan kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati. Selain itu, pihak BK turut berperan dalam memberikan pembinaan lanjutan serta tindakan disipliner, seperti skorsing, untuk kasus bullying fisik. Model ini terbukti efektif dalam mengurangi perilaku bullying dan menciptakan suasana sekolah yang lebih aman dan mendukung bagi seluruh siswa. Kesimpulannya, penguatan karakter yang dilakukan oleh guru PAI di SMKN 1 Kota Bima melalui pendekatan berbasis nilai-nilai agama Islam memberikan dampak positif dalam mengatasi perilaku bullying dan membentuk karakter siswa yang lebih baik. Pembinaan yang dilakukan baik secara preventif maupun kuratif mampu menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan kondusif bagi perkembangan siswa. Model penguatan karakter oleh guru PAI di SMKN 1 Kota Bima dapat mengurangi perilaku bullying dengan menanamkan nilai-nilai agama seperti kasih sayang, kejujuran, dan saling menghormati. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan lebih peduli terhadap sesama, menghindari perilaku negatif, dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan harmonis. Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang penguatan karakter oleh guru PAI terhadap bullying. Sekolah harus mengintegrasikan nilai agama dalam kurikulum, meningkatkan pelatihan guru, dan memperkuat kolaborasi dengan orang tua serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar bebas bullying.
Downloads
References
Andreas, B. Y., Faradisa, I. H. I., & Satria, M. Y. (2024). Kajian Kasus Bullying Siswa SMP di Cilacap Dengan Pendekatan TeoriBehaviorisme: Menjelajahi Stimulus, Respon, dan Faktor PembentukPelaku. Jurnal Sosial Dan Humaniora, 1(3), 301–304.
Annisatul Ahyar Batubara, Andriani, R., Fitria Rahmi, Muhammad Fadhil, & Syarfina. (2024). Sosialisasi Pencegahan Bullying pada Anak Melalui Pendekatan Whole School. Ngabekti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 145–160. https://doi.org/10.32478/82k90k09
Aswar, N., Guntur, M., & Nurdin, K. (2024). Berani Bersuara , Stop Bullying ! Wujudkan Lingkungan Sekolah Yang Aman dan Ramah di Kolaka Utara. 5(4), 1514–1522.
Aswat, H., Kasih, M., Ode, L., Ayda, B., & Buton, U. M. (2022). Eksistensi Peranan Penguatan Pendidikan Karakter terhadap Bentuk Perilaku Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar. Jurnal BASICEDU, 6(5), 9105–9117.
Firmansyah, F. A. (2021). Peran guru dalam penanganan dan pencegahan bullying di tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Al-Husna, 2(3), 205–216.
Hamruni, F. U. (2021). Upaya Guru PAI Mengatasi Bullying di Madrasah Ibtidaiyah Al-Islam Giwangan Yogyakarta. 1. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/57829/%0Ahttps://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/57829/1/UPAYA Guru PAI MENGATASI BULLYING DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-ISLAM GIWANGAN YOGYAKARTA.pdf
Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Penerapan metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462–469.
Kartika, N. P., & Astutik, A. P. (2024). Strategi Sekolah Islam dalam Mencegah Perilaku Bullying. 6(1), 406–414. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/pairf
Kartini, Nasution, & Iqbal. (2024). Perilaku Bullying dan Peran Sekolah dalam Mengatasinya ( Studi Kasus di SDN 1 Ulu Lapao-Pao ). Education, 06(02), 15359–15368. https://www.jonedu.org/index.php/joe/article/view/5423%0Ahttps://www.jonedu.org/index.php/joe/article/download/5423/4319
Komariyatu, S. N. (2024). Strategi Inovatif Dalam Mengatasi Perilaku Bullying Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Minat Belajar Peserta Didik. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Semarang, 11(01), 71–78.
Larozza, Z., Hariandi, A., & Sholeh, M. (2023). Strategi Guru dalam Mengatasi Perilaku Perundungan (Bullying) melalui Pendidikan Karakter pada Siswa Kelas Tinggi SDN 182/I Hutan Lindung. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(7), 4920–4928. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i7.1929
Loloagin, G., Rantung, D. A., & Naibaho, L. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Menurut Perspektif Thomas Lickona Ditinjau dari Peran Pendidik PAK. Journal on Education, 05(03), 6012–6022.
Maryani Maryani, Rina Inayah, & Reza Mauldy Raharja. (2024). Pendidikan Karakter sebagai Strategi dalam Pencegahan Perilaku Bullying di SMP. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan, 1(1), 193–204. https://doi.org/10.62951/prosemnasipi.v1i1.21
Nabila, A. R. (2024). Instilling Islamic Religious Education Values in Preventing Bullying Behavior of Students at Tunas Utama Karawang Middle School. 125–131.
Sholeh, M. I. (2023). Implementasi nilai-nilai keislaman dalam program anti-bullying di lembaga pendidikan Islam. Al Manar, 1(2), 62–85.
Siroj, R. A., Afgani, W., Fatimah, F., Septaria, D., & Salsabila, G. Z. (2024). Metode penelitian kuantitatif pendekatan ilmiah untuk analisis data. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 11279–11289.
Sulistiawati, A., & Fiangga, S. (2024). Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Seminar Nasional Avoer, 3, 185–197. http://eprints.ukmc.ac.id/1151/1/PROSIDING SEMINAR AVoER 9_2017-MARIA NUR AENI.pdf
Sulistyosari, Y., Hasmy, Z. A., Tinambunan, M., Andre, A., & Putra, P. (2024). Pancasila Student Profile Strengthening Project Module Development Training Anti-Bullying Pelatihan Pengembangan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila anti Bullying. 8(6), 1904–1915.
Syarkawi. (2024). Studi pencegahan c yberbullying p ada era digital berbasis kearifan lokal pada Sekolah Menengah Atas di Peusangan , Bireuen. 13(6), 11–12. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v13i4.17822
Teguh, M. T. S., Wulan, T. N., & Juansah, D. E. (2023). Teknik pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif pada metode penelitian. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 5962–5974.
Wijayanti, Z. A. I. (2022). Peranan pendidikan moral dan kontrol diri Lawrence Kohlberg dalam penanggulangan anarkhisme remaja. INSPIRASI (Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam), 6(2), 121–139.
Wulandari, H., & Ningsih, S. A. (2023). Penguatan Pendidikan Karakter Sejak Dini Untuk Melawan Aksi Bullying Era Revolusi 5.0. Innovative : Journal Of Socisl Sciece Research, 3(2), 14773–14787.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


