Penerapan Ice Breaking dalam Membangun Antusiasme Belajar Murid Kelas II di SDN 1 Jadimulya
DOI:
https://doi.org/10.61227/arji.v8i3.866Keywords:
Ice breaking, antusiasme belajar, murid sekolah dasar, pembelajaran, Kurikulum Merdeka, Generasi AlphaAbstract
Antusiasme belajar murid kelas awal sekolah dasar mudah menurun ketika pembelajaran berlangsung monoton, sementara Kurikulum Merdeka menuntut suasana belajar yang menyenangkan dan berpusat pada murid. Ice breaking banyak dikaji sebagai penyegar pembelajaran, tetapi kajian kualitatif pada murid kelas II yang mengaitkannya dengan Kurikulum Merdeka masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Ice breaking dalam membangun antusiasme belajar murid kelas II di SD Negeri 1 Jadimulya serta mengetahui respons murid terhadap penerapan kegiatan tersebut dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah murid kelas II SD Negeri 1 Jadimulya serta guru kelas II sebagai informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) serta diperiksa melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ice breaking diterapkan ketika murid mulai kehilangan fokus dan terlihat mengalami kejenuhan dalam mengikuti pembelajaran. Bentuk Ice breaking yang digunakan berupa gerakan tangan, tepuk, dan nyanyian yang dilakukan secara bersama-sama oleh guru dan murid. Penerapan Ice breaking memberikan respons positif terhadap murid. Murid terlihat lebih aktif, bersemangat, dan fokus dalam mengikuti kegiatan pembelajaran setelah Ice breaking dilakukan. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih aktif dan menyenangkan sehingga murid dapat kembali berkonsentrasi terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Dengan demikian, Ice breaking dapat menjadi salah satu kegiatan pendukung dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan serta membantu membangun antusiasme dan keterlibatan murid kelas II dalam mengikuti proses pembelajaran.
Downloads
References
Algivari, A., & Mustika, D. (2022). Teknik Ice Breaking pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Journal of Education Action Research, 6(4), 433–439. https://doi.org/10.23887/jear.v6i4.53917
Bedard, C., St John, L., Bremer, E., Graham, J. D., & Cairney, J. (2019). A systematic review and meta-analysis on the effects of physically active classrooms on educational and enjoyment outcomes in school age children. PLoS ONE, 14(6), e0218633. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0218633
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Carter, N., Bryant-Lukosius, D., DiCenso, A., Blythe, J., & Neville, A. J. (2014). The use of triangulation in qualitative research. Oncology Nursing Forum, 41(5), 545–547. https://doi.org/10.1188/14.ONF.545-547
Chlup, D. T., & Collins, T. E. (2010). Breaking the ice: Using ice-breakers and re-energizers with adult learners. Adult Learning, 21(3–4), 34–39.
Deswanti, I. A. P., Santosa, A. B., & William, N. (2020). Pengaruh ice breaking terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar pada pembelajaran tematik. Tanggap: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar, 1(1), 20–28.
Devi, D. A. P. P. S., Widana, I. W., & Sumandya, I. W. (2022). Pengaruh penerapan ice breaking terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMK Wira Harapan. Indonesian Journal of Educational Development, 3(2), 240–247.
Donnelly, J. E., & Lambourne, K. (2011). Classroom-based physical activity, cognition, and academic achievement. Preventive Medicine, 52(Suppl. 1), S36–S42.
Fajarudin, A. A., Samsudi, A., & Lailatul, M. N. (2021). Teknik Ice Breaking Sebagai Penunjang Semangat dan Konsentrasi Murid Kelas 1 MI Nurul Islam Jatirejo. Idarotuna: Journal of Administrative Science, 2(2), 147–176.
Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109. https://doi.org/10.3102/00346543074001059
Fredrickson, B. L. (2001). The role of positive emotions in positive psychology: The broaden-and-build theory of positive emotions. American Psychologist, 56(3), 218–226. https://doi.org/10.1037/0003-066X.56.3.218
Harianja, M. M., & Sapri. (2022). Implementasi dan manfaat ice breaking untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1324–1330.
Kemendikbudristek. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kemendikbudristek.
Kristanto, R., Sudarwanto, S., & Kurniawati, W. (2020). Public speaking serta teknik ice breaking dan MC sebagai upaya pengajaran yang menarik. Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 127–132.
Mahar, M. T., Murphy, S. K., Rowe, D. A., Golden, J., Shields, A. T., & Raedeke, T. D. (2006). Effects of a classroom-based program on physical activity and on-task behavior. Medicine & Science in Sports & Exercise, 38(12), 2086–2094.
Maisurah, D., Antosa, Z., & Guslinda. (2026). Analisis penerapan ice breaking dalam Kurikulum Merdeka di SD Negeri 002 Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 280–293.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y
Pekrun, R. (2006). The control-value theory of achievement emotions: Assumptions, corollaries, and implications for educational research and practice. Educational Psychology Review, 18(4), 315–341. https://doi.org/10.1007/s10648-006-9029-9
Pellegrini, A. D., & Bohn, C. M. (2005). The role of recess in children’s cognitive performance and school adjustment. Educational Researcher, 34(1), 13–19.
Piaget, J., & Inhelder, B. (1969). The psychology of the child. Basic Books.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68
Sibley, B. A., & Etnier, J. L. (2003). The relationship between physical activity and cognition in children: A meta-analysis. Pediatric Exercise Science, 15(3), 243–256.
Skinner, E. A., & Belmont, M. J. (1993). Motivation in the classroom: Reciprocal effects of teacher behavior and student engagement across the school year. Journal of Educational Psychology, 85(4), 571–581. https://doi.org/10.1037/0022-0663.85.4.571
Sugito, S. (2021). Pengenalan Ice Breaking dalam Meningkatkan Semangat Belajar Murid. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP), 3(2), 1–6. https://doi.org/10.34012/bip.v3i2.1717
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Metode Penelitian Kualitatif, 1–257.
Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257–285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wana, P. R., Ruchiyat, M. G., & Nurhidayah, S. (2024). Pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(1), 110–124.
Watson, A., Timperio, A., Brown, H., Best, K., & Hesketh, K. D. (2017). Effect of classroom-based physical activity interventions on academic and physical activity outcomes: A systematic review and meta-analysis. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 14, Article 114. https://doi.org/10.1186/s12966-017-0569-9
Zakiyyah, D., Meidawati, S., & Khayati, N. (2021). Penerapan Ice Breaking pada Proses Belajar Guna Meningkatkan Motivasi Belajar Murid Kelas IV SD Negeri Sugihan 03. Educational Learning and Innovation, 1(2), 98–116. https://doi.org/10.46229/elia.v2i1
Ziatdinov, R., & Cilliers, J. (2021). Generation Alpha: Understanding the next cohort of university students. European Journal of Contemporary Education, 10(3), 783–789. https://doi.org/10.13187/ejced.2021.3.783
Zuhariyah, Z., & Fahmi, I. (2022). Pengaruh ice breaking terhadap hasil belajar peserta didik kelas II di SD Negeri Pusaka Jaya Utara I Kabupaten Karawang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(1), 25–38.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Similar Articles
- Yekta Ghandi, Hidden Curriculum: Investigating the Role of Student and Professor Voice in an Undergraduate ELT Context , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Ahmad Dimyati Ridwan, Muhamad Ridwan Sudaryat, Muhamad Parhan, Sofwan Harun Al Rasyid, Sephia Musyaffa Nur Aulia, Implikasi Pedagogis Pragmatisme Religius dan Eksistensialisme Digital: Studi Fenomenologis Narasi #KaburAjaDulu pada Anak Muda Muslim , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Kanada Komariyah, Erik Erik, Pengaruh Penggunaan Media Benda Konkret terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Nur Arifuddin, Nanang Hermawan, Pendidikan Literasi Politik dan Tantangan Post-truth dalam Ruang Publik Indonesia Pasca Pemilihan Umum 2024 , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Ali Ridho, Membangun Critical Thinking Santri Melalui Metode Diskusi dalam Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Subhi Nur Ishaki , Nur Muhammad Gasmi , M. Amin Nuroni , Nirva Diana , Eti Hadiati , Meriyati Meriyati , Strategi Penguatan Moderasi Beragama di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 Lampung , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Iqbal Miftakhul Mujtahid, Radeswandri Radeswandri, Digital Literacy Skills of Tutors: A Case Study at Universitas Terbuka , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Augusta Chiedu Assimonye, Chinasa Florence Okoh, Impact of curriculum Differentiation on Students’ interest in English Language in Secondary Schools , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Syarnubi Syarnubi, Nyimas Yunierti Prihatin, Zulhijra Zulhijra, Septia Fahiroh, Sutiah Sutiah, Egga Priska Lidya, Diseminasi Nilai-Nilai Penguatan Religiusitas Melalui Program Jum’at Religi di Perguruan Tinggi , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
- Nur Anafi , Mahmutarom Mahmutarom, Nur Kholid, Konstruksi Pendidikan Anak Usia Dini pada Kelompok Belajar Masyithoh 08 Kramatsari Kota Pekalongan:Telaah Aspek Orentasi, Materi dan Metode , Action Research Journal Indonesia (ARJI): Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
<< < 33 34 35 36 37 38 39 40 > >>
You may also start an advanced similarity search for this article.

