Implikasi Pedagogis Pragmatisme Religius dan Eksistensialisme Digital: Studi Fenomenologis Narasi #KaburAjaDulu pada Anak Muda Muslim

Authors

  • Ahmad Dimyati Ridwan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhamad Ridwan Sudaryat Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhamad Parhan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Sofwan Harun Al Rasyid Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Sephia Musyaffa Nur Aulia Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v8i1.685

Keywords:

Eksistensialisme, Pragmatisme, #KaburAjaDulu, TikTok, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Fenomena viral #KaburAjaDulu di TikTok mencerminkan keresahan mendalam di kalangan anak muda Muslim terhadap ketidakpastian masa depan dan tekanan sosial yang memicu krisis orientasi. Namun, diskursus akademik yang ada cenderung melihat fenomena ini secara terpisah antara aspek ekonomi semata atau masalah psikologis, dan sering mengabaikan dimensi teologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk membedah fenomena tersebut melalui sintesis lensa filsafat Eksistensialisme dan Pragmatisme guna memahami bagaimana subjek menegosiasikan pencarian makna hidup dan manfaat praktis. Menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif, data dikumpulkan melalui netnografi pada 50 video TikTok terpilih dan wawancara mendalam dengan 10 informan kunci. Temuan menunjukkan bahwa keputusan "kabur" ke luar negeri bukan sekadar pelarian, melainkan respons adaptif dalam bentuk "Model Orientasi Diri Ganda". Secara eksistensial, narasi visual subjek merepresentasikan upaya otentik untuk melepaskan diri dari keterasingan sosial (pencarian makna). Secara pragmatis, tindakan tersebut didorong oleh rasionalitas instrumental dan rasionalisasi teologis untuk mencapai kemapanan ekonomi (pencarian manfaat). Penelitian ini menyimpulkan perlunya reformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam yang tidak hanya mengajarkan dogmatisme, tetapi juga memvalidasi aspirasi pragmatis global anak muda sembari memperkuat ketahanan spiritual mereka di era disrupsi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiyanti, Y. (2008). Validitas dan reliabilitas dalam penelitian kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(2), 137–141.

Alkatiri, H., & Aprianty, R. A. (2024). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial pada quarter life crisis pada dewasa awal. Jurnal Psikologi, 1(2), 7.

Asror, M., Bakar, M. Y. A., & Fuad, A. Z. (2023). Modernisme Pendidikan Islam dalam Pemikiran Mahmud Yunus: Analisis dan Relevansinya dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Islam Indonesia Era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 8(1), 35–52.

Aswati, F., & Nasrun, N. (2025). ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 10(1), 385–399.

Dewey, J. (1986). Experience and education. The Educational Forum, 50(3), 241–252.

Fitriana, M. A., & Syukron, A. (2024). Mindfulness dalam Menghadapi Quarter Life Crisis Perspektif Al-Qur’an (Studi Analisis Tafsir Tematik).

Hidayat, N., Setiawan, S., & Anam, S. (2024). Publishing a research paper in reputable journals: Doctoral students’ perspectives. International Journal of Evaluation and Research in Education, 13(2), 1227–1234.

Kozinets, R. (2019). Netnography: The essential guide to qualitative social media research.

Malamassam, A. (2023). Youth Migration and Human Capital Development in Indonesia.

Nita, D. E., & Marsha, G. C. (2025). Pengaruh Intolerance of Uncertainty terhadap Quarter Life Crisis The Impact Intolerance of Uncertainty on Quarter Life Crisis. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 4(3), 142–152.

Pamungkas, P. R., & Hendrastomo, G. (2024). Quarter life crisis di kalangan mahasiswa. Saskara: Indonesian Journal Of Society Studies, 1.

Patriasya, P. G., Ridwan, A. D., Susetyo, M. B., & Wicaksono, A. T. (2025). MERAWAT TRADISI MERESPON MODERNISASI: REVITALISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM DINAMIKA PEMBELAJARAN KONTEMPORER. Journal of Educational and Religious Perspectives, 1(3), 85–97.

Qomariah, N., & Fauziati, E. (2023). Kajian Literatur Sistematis Pragmatisme John Dewey dan Kontribusinya terhadap Pendidikan Indonesia. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (Online), 4(2), 13–19.

Rahmadani, S. (2024). Strategi pembelajaran pendidikan agama Islam di era digital: Tinjauan literatur kualitatif. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6).

Ridho, A. (2024). Dakwah dan Literasi Keagamaan Lintas Budaya: Peluang dan Tantangan di Kancah Lokal sampai Global. CV Jejak (Jejak Publisher).

Ridwan, A. D. (n.d.). Pengantar Filsafat Ilmu. GUEPEDIA. https://books.google.co.id/books?id=B8wNEQAAQBAJ

Sartre, J.-P. (2007). Existentialism is a humanism.(Carol Macomber, trans.). New Haven, CN: Yale University Press.

Simanjuntak, C. C., & La Kahija, Y. F. (2023). Interpretative Phenomenological Analysis Tentang Pengalaman Single Mother Pascakematian Suami. Jurnal EMPATI, 12(5), 386–391.

Smith, J. A., & Fieldsend, M. (2021). Interpretative phenomenological analysis. American Psychological Association.

Trisakti, F. A. (2025). Menjadi Muslim Milenial di Media Sosial: Analisis Netnografi pada Makna Gaya Hidup Halal bagi Komunitas Muda di Pekanbaru. Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM), 8(1), 123–138.

Additional Files

Published

2026-01-05

How to Cite

Ridwan, A. D., Sudaryat, M. R., Parhan, M., Al Rasyid, S. H., & Aulia, S. M. N. (2026). Implikasi Pedagogis Pragmatisme Religius dan Eksistensialisme Digital: Studi Fenomenologis Narasi #KaburAjaDulu pada Anak Muda Muslim. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 8(1), 166–178. https://doi.org/10.61227/arji.v8i1.685

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.