Permainan Plastisin Terhadap Motorik Halus Siswa Autis

Authors

  • Riris ’Aisyah Rizqi Utami Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Faricha Mufida Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Aulia Dewi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Nur Pulpa Panjaitan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Defis Putrie S Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v6i4.241

Keywords:

Permainan plastisin;, motorik halus

Abstract

Motorik halus merupakan kemampuan dasar yang sangat erat kaitannya dengan aktivitas sehari-hari. Dalam perkembangannya, anak autis cenderung mengalami hambatan dalam kemampuan motorik halus. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan permainan plastisin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permainan plastisin dapat meningkatkan kemampuan menggenggam pada motorik halus siswa autis. Metode penelitian dengan pendekatan terapi bermain menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari observasi dan dokumentasi dengan subjek berjumlah tiga orang siswa autis SLB Citra Mulia Mandiri dan dibantu oleh guru. Diketahui terjadi peningkatan yang signifikan pada koordinasi tangan dan genggaman siswa autis dibandingkan pada saat sebelum dilakukannya permainan plastisin. Permainan plastisin terbukti dapat meningkatkan koordinasi jari tangan, kekuatan, dan ketahanan genggaman pada siswa autis. Metode pelatihan yang konsisten dan bertahap, mulai dari pemodelan oleh fasilitator hingga pelaksanaan secara mandiri, memberikan hasil yang optimal dalam meningkatkan kemampuan motorik halus siswa autis. Dengan demikian, permainan plastisin dapat mendukung perkembangan motorik halus anak autis secara efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cameron, C. E., Brock, L. L., Murrah, W. M., Bell, L. H., Worzalla, S. L., Grissmer, D., & Morrison, F. J. (2012). Fine Motor Skills and Executive Function Both Contribute to Kindergarten Achievement. Child Development, 83(4), 1229–1244.

Decaprio, R. (2013). Aplikasi Teori Pembelajaran Motorik di Sekolah . Yogyakarta: DIVA Press.

GUNARSA, S. D., & Gunarsa, Y. S. D. (2014). Psikologi Perkembangan anakdan Remaja. . Jakarta: PT. BPK Gunung Muliya.

Iskandar, S., & Indaryani. (2019). Efektivitas Terapi Bermain Assosiatif Terhadap Kemampuan Motorik Pada Anak Autis Effectiveness Of Associative Playing Therapy On Motor Skills In Autism.

Mansur. (2016). Hambatan Komunikasi Anak Autis. Al-Munzir, 9, 81–96.

Nurrohman Jauhari, M., & Rizky Idhartono, A. (2022). Informasi Artikel Abstrak Kata kunci: Vol. II (Issue 1).

Prasetyono, D. (2008). Serba-Serbi Anak Autis. Yogyakarta:Diva Press.

Sahla Sabilla, L. (2022). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kreativitas Bermain Plastisin Di TK Darul Falah. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 4, 45.

Sindi Afifah, T., Mulyadi, S., Studi PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya, P., & studi PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya, P. (2020). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Montase Pada Anak Usia Dini (Vol. 4, Issue 2).

Sumirah, S. (2020). Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Media Plastisin 3 Dimensi pada Kelompok B TK Dharma Wanita 1 Mojotengah Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Dan Pengajaran, 14(2), 197–208.

Additional Files

Published

2024-12-31

How to Cite

Utami, R. ’Aisyah R., Mufida, F., Dewi, A., Panjaitan, N. P., & S, D. P. (2024). Permainan Plastisin Terhadap Motorik Halus Siswa Autis. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 6(4), 451 – 458. https://doi.org/10.61227/arji.v6i4.241