Analisis Pendidikan Karakter untuk Mereduksi Degradasi Moral dengan Pendekatan SFBC

Authors

  • Nakhma’Ussolikhah Nakhma’Ussolikhah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Ilman Nafi'a IAIN Syekh Nurjati Cirebon
  • Septi Gumiandari IAIN Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.61227/arji.v6i1.151

Keywords:

Pendidikan Karakter, Degradasi Moral, SFBC

Abstract

Kemunduran moral individu dipengaruhi dari aspek lingkungan, pemahaman diri, nilai keimanan kepada Tuhan. Penyimpangan perilaku memberikan permasalahan pada aspek pribadi sosial. Bentuk sikap negative diantaranya kenakalan remaja dan emosi negative serta kebingungan menentukan identitas diri. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi permasalahan pada diri remaja, meningkatkan pemahaman nilai agama untuk mencegah penyimpangan perilaku. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Teknik pengolahan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek primer pada 3 individu dengan indikator kurang memahami ilmu agama, lingkungan masyarakat memiliki budaya kekerasan finansial, kekerasan fisik seperti sering tawuran, bully. Subjek sekunder terdiri dari 2 individu. Teknik analisis data dengan triangulasi sumber, menggunakan Milles and Huberman. Hasil penelitian ditemukan beberapa penyimpangan perilaku pada individu yang memiliki kekacauan identitas diri akibat pergaulan bebas seperti penggunaan obat terlarang, bergabung di komunitas anak punk. Berdasarkan hasil riset melalui pelaksanaan layanan konseling individual dilakukan selama 6 bulan ditemukan bahwa individu yang memiliki permasalahan kemunduran moral dapat di pahami berdasarkan rendahnya tingkat kesadaran diri sebagai pondasi penting untuk meningkatkan moralitas pada diri individu. Pola kehidupan dapat dipahami dari informasi yang diketahui diantaranya individu menyadari terjadi kegagalan dalam memahami konsep agama, kesadaran hidup sehat, kemampuan untuk beradaptasi dilingkungan menjadikan acuan dasar terhadap perubahan peningkatan perilaku negative menjadi positif. Individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki perilaku negative menjadi perilaku baik dengan sikap meninggalkan kelompok punk, menghindari penggunaan obat terlarang, dan sudah memilih untuk kehidupan dimasa depan seperti membangun bisnis dan berkeluarga untuk meminimalisir kenakalan remaja. PendekatanSFBCmembantu individu dalam mengatasi masalah dengan waktu lebih singkat dan tepat

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiputra, Septiawan, Yusri, Muhammad AR, & Iqbal Maulana, Mohammad. (2023). Sosialisasi Dampak Bahaya Internet Pada Kalangan Pelajar Di Kabupaten Majene. 1(2), 48–55.

Ashari, Rizqi Ganis. (2018). Memahami Hambatan dan Cara Lansia Mempelajari Media Sosial. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 15(2), 155–170. https://doi.org/10.24002/jik.v15i2.1245

Barus, Gendon, Sinaga, Juster Donal, & Moron, Yustinus Dasilva. (2019). Testing the quality of film-based creative and innovative character education test with rasch model. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 7(2), 71–80. https://doi.org/10.29210/136000

Cahyaningrum, Agsutina, & Wahyuni, Eka. (2023). Literatur Review: EfektivitasSFBC(Solution Focused Brief Therapy) untuk Meningkatkan Self_Esteem. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8), 6037–6041. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i8.2752

Dahlan, Universitas Ahmad. (2023). Layanan bimbingan kelompok integrasi seni visual untuk menurunkan konflik sosial pada peserta didik. (20), 826–833.

Esteem, Untuk Meningkatkan Self. (2016). Pengaruh Solution Focused Brief Therapy.

Fadlullah, Imron, Mohammad, Suklani, & Ahsan, Moh. (2023). PERKEMBANGAN MORAL MENURUT AL GHAZALI DALAM KITAB IHYA ULUMUDDIN. 2(1).

Fernando, Frendi, & Rahman, Imas Kania. (2018). Innovative Counseling Efektifitas Solution Focused Brief Therapy (Sfbt) Islami Guna Meningkatkan Regulasi Diri Mahasiswa Yang Mengalami Prokrastinasi. Journal of Innovative Counseling : Theory, Practice & Research, 2(2), 16–31. Retrieved from http://journal.umtas.ac.id/index.php/innovative_counseling

Machmud, Hadi. (2014). Urgensi Pendidikan Moral dalam Membentuk Kepribadian Anak. Al - Ta’dib, 7(2), 75–84.

Mahmud Fauzi. (2022). Penanaman Nilai Moral Islam Kyai Terhadap Santri Dalam Tinjauan Psikologi Islam. Happiness, Journal of Psychology and Islamic Science, 5(1), 61–72. https://doi.org/10.30762/happiness.v5i1.374

Maksudin. (2013). Pendidikan Karakter Nondikotomik. Jurnal Pendidikan Karakter, 137–152.

Nurlatifah, A., Sobarna, A., & Afrianti, N. (2021). Pengaruh Media Pembelajaran Time Line Chart terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IV di MI Bojong. 59–65. Retrieved from http://repository.unisba.ac.id/handle/123456789/28208

Pranajaya, Syatria Adymas, Firdaus, Ananda, & Nurdin, Nurdin. (2020). Eksistensial Humanistik dalam Perspektif Bimbingan Konseling Islam. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(1), 27. https://doi.org/10.24014/0.8710513

Putri, Vany Dwi, & Nakhma’ussolikhah, Nakhma’ussolikhah. (2020). Layanan Dasar Bimbingan Dan Konseling untuk Peningkatan Survival And Safety Skills Siswa. Coution : Journal of Counseling and Education, 1(1), 21. https://doi.org/10.47453/coution.v1i1.80

Putriani, Lisa. (2021). Konselor Dalam Bimbingan Dan Konseling Kelompok Dengan Expressive Arts Therapy. Counseling AS SYAMIL: Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam, 1(2), 29–37. https://doi.org/10.24260/as-syamil.v1i2.480

Remaja, Kecemasan, & Media, Pengguna. (2023). Pemanfaatan art counseling untuk mereduksi kecemasan remaja pengguna media sosial. 1257–1272.

Riyadi, Agus. (2013). Zikir Dalam Al-Quran Sebagai Terapi Psikoneurotik (analisis terhadap Fungsi bimbingan dan konseling islam). KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(1), 33–52. Retrieved from http://journal.iainkudus.ac.id/index.php/konseling/article/view/1070/982

Rubini, Rubini. (2019). Pendidikan Moral Dalam Perspektif Islam. Al-Manar, 8(1), 225–271.

Safrilsyah, Yusoff, Mohd Zailani bin Mohd., & Othman, Muhammad Khairi bin. (2017). Moral dan akhlaq dalam psikolohi moral islami. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 2(2), 9–15.

Setyowati, Putri, & Indah Pratiwi, Titin. (2019). Penerapan Konseling Kelompok Pendekatan Solution-Focused Brief Therapy (Sfbt) Untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa Di Smpn 33 Surabaya. Jurnal BK UNESA, 9(3), 33–41.

Sumarwiyah, Sumarwiyah, Zamroni, Edris, & Hidayati, Richma. (2015). Solution Focused Brief Counseling (Sfbc): Alternatif Pendekatan Dalam Konseling Keluarga. Jurnal Konseling Gusjigang, 1(2). https://doi.org/10.24176/jkg.v1i2.409

Supardi, Didi, Ghofar, Abdul, & Nuryadien, Mahbub. (2017). Konsep Pendidikan Moral Imam Al-Ghazali dan Relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Jurnal Al Tarbawi Al Haditsah, 01(02), 3.

Untuk, Konseling, Perilaku, Mengurangi, & Siswa, Membolos. (2020). Jurnal Pamomong. 1(1), 40–52. Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(2), 2060-2071.

Additional Files

Published

2024-05-20

How to Cite

Nakhma’Ussolikhah, N., Nafi’a, I., & Gumiandari, S. (2024). Analisis Pendidikan Karakter untuk Mereduksi Degradasi Moral dengan Pendekatan SFBC. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 6(1), 12–37. https://doi.org/10.61227/arji.v6i1.151

Similar Articles

<< < 18 19 20 21 22 23 24 25 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.