Meningkatkan Kuantitas Pemasaran Usaha Home Industri Melalui Digitalisasi di Desa Astapada

Authors

  • Hajjin Mabrur Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Dimas Fadilah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.61227/inisiatif.v1i2.92

Keywords:

Home industri, desa Astapada, digitalisasi

Abstract

Home industri kerupuk mars/mlarat, kerupuk gapit, kerupuk opak becak dan kerupuk kulit merupakan salah satu aset - potensi berharga desa Astapada kecamatan Tengahtani Cirebon yang harus dipertahankan dan dikembangkan agar di masa mendatang bisa menjadi ciri khas desa Astapada yang dikenal oleh masyarakat luas. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk melakukan pengembangan usaha tersebut apalagi dimasa pandemi saat ini. IAI Bunga Bangsa Cirebon melalui kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) yang dilakukan oleh mahasiswa KPM desa Astapada dengan pendekatan ABCD memberikan pendampingan Digitalisasi Home Industri yang difokuskan pada publikasi dan pemasaran. Tujuannya adalah agar pelaku usaha selain bisa bertahan di tengah pandemi dan ketatnya persaingan usaha juga bisa melakukan publikasi dan pemasaran yang lebih luas dan mudah. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil program digitalisasi ini menyadarkan masyarakat pelaku industi untuk memanfaatkan teknologi informasi dengan sebaik-baiknya, memberdayakan anak muda, menjadikan publikasi dan pemasaran lebih mudah dan luas, yang diharapkan berefek pada meningkatnya kesejahteraan mayarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Emzir (2010), Metode Penelitian Kualitatif Analisis Data, Jakarta: Rajawali Pers.

Kominfo.go.id. (2020). https://kominfo.go.id/content/detail/27898/siaran-pers-no-84hmkominfo072020-tentang-peluncuran-gerakan-nasional-bangga-buatan-indonesia-kitabelakitabeli/0/siaran_pers

Kompas.com. (2020). https://money.kompas.com/read/2020/12/03/192200426/minta-umkm-percepat-adopsi-digital-menteri-teten-jangan-sampai-pasar-kita

Kumparan.com. (2020). https://kumparan.com/kumparanbisnis/teten-masduki-dorong-umkm-go-digital-potensinya-capai-rp-1-800-triliun-di-2025-1ui1OxCRHHt

Lexy J. Meleong (2006) “Metodologi Penelitian Kualitatif”, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lipi.go.id. (2020). http://lipi.go.id/siaranpress/membangkitkan-umkm-di-masa-pandemi-dengan-inovasi-dan-teknologi/22212

Mediaindonesia.com. (2020). https://mediaindonesia.com/ekonomi/368463/pemerintah-targetkan-30-juta-umkm-masuk-platform-digital-2021

Permadi, D., Shabrina, F., & Rahyaputra, V. (2018). Menyongsong Kewirausahaan Digital Indonesia. UGM PRESS.

Purnomo, F. (2019). Program Ladit (Lapak Digital): Optimalisasi Media Digital sebagai Wadah dalam Pengembangan Umkm di Madura. Jurnal Studi Manajemen Dan Bisnis, 6(2), 89-95

Putra, I. N. T. A., Kartini, K. S., & Dewi, L. G. K. (2019). Sentuhan Digital Bisnis (Teknologi Informasi) pada UMKM Studi Kasus: Pemasaran Produk Adi Upakara. International Journal of Natural Science and Engineering, 3(2), 79-8

Suwandi Basrowi (2008), Memahami Penelitian Kualitatif, Jakarta: Rienka Cipta.

Downloads

Published

2022-12-28

How to Cite

Mabrur, H., & Fadilah, D. (2022). Meningkatkan Kuantitas Pemasaran Usaha Home Industri Melalui Digitalisasi di Desa Astapada. Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat, 1(2), 60–70. https://doi.org/10.61227/inisiatif.v1i2.92

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.