Edukasi Etika Berkomunikasi Di Media Sosial Dan Literasi Hukum Siber Bagi Siswa SMPN 5 Subang Melalui Diskusi Interaktif

Authors

  • Wulandari Wahyudin Universitas Mandiri, Subang
  • Sopianna Agung Septina Pardede Universitas Mandiri, Subang
  • Putri Samrotul Fuadah Universitas Mandiri, Subang
  • Moch. Fauzi Abdurrohim Universitas Mandiri, Subang
  • Desti Kusmayanti Politeknik Negeri Subang
  • Esti Andarini Politeknik Negeri Subang
  • Yudisa Diaz Lutfi Sandi Politeknik Negeri Subang

DOI:

https://doi.org/10.61227/inisiatif.v5i1.822

Keywords:

Communication Ethics, Cyber Law, Social Media, Teenagers, Experiential Learning, Community Service

Abstract

The use of social media among junior high school youth is often not accompanied by an understanding of communication ethics and cyber law awareness, which potentially triggers cyberbullying, hate speech, and the spread of hoaxes. This community service activity aims to increase students' interest, motivation, and understanding of digital language politeness and cyber law literacy at SMPN 5 Subang through a dialogic interactive discussion approach. The service method was implemented using David Kolb's Experiential Learning approach, which includes four systemic stages of experience-based learning cycles: concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, and active experimentation. In the action stage, the program was realized through socialization and simulation of contextual digital problem-solving that is close to teenagers' daily lives. The results of this activity showed a significant increase in students' emotional involvement and active participation. Students were able to practice sharp critical awareness, explore netizen legal boundaries through UU ITE case studies, and collaborate to formulate a collective "Wise Netizen" declaration draft on the whiteboard. The use of Experiential Learning-based interactive discussions has proven effective in creating a fun learning atmosphere for law and language while reducing anxiety in healthy expression, making it recommended as an alternative and engaging digital character education method for junior high school teenagers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abas, S., Abdurohman, D., Mabrur, H., Amaluddin, Z., & Azizah, A. (2026). Transformasi Potensi Lokal Menjadi Komoditas Unggulan Melalui Pendekatan Asset Based Community Development Pada Produk Kopi Ragasakti Setianegara Kuningan. Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat, 5(1), 95-108. https://doi.org/10.61227/inisiatif.v5i1.793

Abas, S., Waluya, C., & Latif, A. A. (2024). Penguatan Potensi Lokal Untuk Pengembangan Umkm Kerupuk Pareredan Melalui Pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) Di Desa Silebu Kuningan Jawa Barat. Etos: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(02), 68-78. https://doi.org/10.47453/etos.v6i02.2956

Anshori, M. I., & Syihabuddin, S. (2023). Internalisasi nilai kesantunan berbahasa remaja di era siber melalui pendekatan pragmatik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 23(1), 45–58.

Budiardjo, S. (2022). Konstruksi identitas remaja dan degradasi moral di media sosial: Analisis Computer-Mediated Communication. Jurnal Kajian Sosiologi, 19(3), 201–216.

Fadhilah, N., & Rosadi, A. (2023). Edukasi hukum siber dan sanksi UU ITE bagi generasi Z di tingkat sekolah menengah. Jurnal Pengabdian Hukum Masyarakat, 4(1), 74–88.

Ghozali, M. I. A., Abas, S., & Islamy, A. (2026). Implementasi Strategi Multidimensional Dalam Pemberdayaan Siswa SD Negeri 1 Megu Gede Cirebon Melalui Program Kuliah Pengabdian Masyarakat. Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat, 5 (1), 264-276. https://doi.org/10.61227/inisiatif.v5i1.813

Gunawan, W., & Setiawan, H. (2024). Mengurangi language anxiety remaja melalui pembelajaran berbasis studi kasus. REDUPLIKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, 6(1), 15–28.

Hasanah, U., & Fauziah, L. S. N. (2025). Pengaruh pembelajaran kolaboratif berbasis masalah dalam meningkatkan cara berpikir kritis siswa. Jurnal Jendela Pendidikan, 5(1), 48–60.

Indra, R., & Wahyuni, A. (2023). Pendekatan case-based learning dalam meningkatkan motivasi belajar karakter hukum dasar siswa. Journal of Secondary Education, 8(2), 143–155.

Juditha, C. (2020). Literasi digital dan etika berkomunikasi di media sosial. Jurnal Komunikasi, 14(2), 115–128.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Kurniati, R., & Rahmawati, A. (2022). Edukasi bijak bermedia sosial dan pemahaman UU ITE bagi generasi muda. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPM), 5(1), 45–52.

Lestari, S. P., & Utami, S. (2023). Analisis cyberbullying dan sanksi pidana berdasarkan perspektif UU ITE. Jurnal Hukum Siber dan Informasi, 2(2), 99–110.

Maulana, A., & Kusuma, T. I. (2024). Pengaruh diksi dan gaya bahasa netizen terhadap konflik sosial remaja sekolah menengah. Jurnal Kebahasaan, 11(2), 180–195.

Nurdin, N. (2021). Dampak media sosial terhadap perilaku komunikasi remaja: Perspektif etika Islam dan hukum positif. Jurnal Kajian Sosial dan Kebudayaan, 8(3), 201–215.

Pratama, A. B., & Santoso, H. (2023). Pelatihan literasi hukum siber dalam menanggulangi cyberbullying di tingkat sekolah menengah pertama. Jurnal Pengabdian Hukum Masyarakat, 2(2), 89–98.

Ramadani, S., & Hamzah, R. (2025). Mengembangkan model pembelajaran bahasa dan sastra interaktif di sekolah menengah. Jurnal Implikasi Pendidikan, 3(1), 30–44.

Sari, I. P., & Utami, S. (2022). Kesantunan berbahasa remaja di media sosial Instagram: Studi sosiopragmatik. Jurnal Bahasa dan Sastra, 10(1), 12–25.

Susanto, E., & Hidayat, R. (2024). Konstruksi instrumen lembar observasi kualitatif perilaku interaktif dalam pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Mandiri, 3(4), 512–524.

Walther, J. B. (2011). Theories of computer-mediated communication and interpersonal relations. The Handbook of the Psychology of Communication Technology, 14, 443–479.

Wicaksono, B., & Fadlilah, D. (2025). Transformasi pengelolaan karakter digital siswa melalui deklarasi netizen bijak secara partisipatif. Paedagogie, 21(1), 60–72.

Yustisia, N., & Amalia, M. (2023). Penanggulangan fenomena doxing dan pencemaran nama baik di kalangan remaja sekolah. Jurnal Penegakan Hukum Siber, 5(2), 133–146.

Additional Files

Published

2026-07-14

 


How to Cite

Wahyudin, W., Pardede, S. A. S., Fuadah, P. S., Abdurrohim, M. F., Kusmayanti, D., Andarini, E., & Sandi, Y. D. L. (2026). Edukasi Etika Berkomunikasi Di Media Sosial Dan Literasi Hukum Siber Bagi Siswa SMPN 5 Subang Melalui Diskusi Interaktif. Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat, 5(1), 351–366. https://doi.org/10.61227/inisiatif.v5i1.822